Jelang Pilkada Serentak 2024,Sekda Bolmong di minta dari Pantura

oleh -2451 Dilihat

Jika tak ada aral melintang akhir tahun 2024 mendatang Indonesia akan menyelenggarakan perhelatan besar Pemilihan Kepala Daerah

Pemilihan Kepala Daerah yang rencana akan di gelar serentak di 558 Daerah Yakni 38 Provinsi 416 Kabupaten 1 Kabupaten Administrasi 5 Kota Administrasi dan 98 Kota

Hal ini cukup menyita perhatian publik sepanjang tahun ini karena
selain penyelenggaraan Pilkada secara serentak, tak kalah menarik adalah penempatan 271 pejabat Kepala Daerah oleh struktural Pemerintah Bagi kepala daerah yang masa jabatannya telah habis sebelum Pikada,Tak terkecuali Kabupatan Bolaang Mongondow saat ini dijabat oleh Pejabat Bupati Limi Mokodompit menggantikan Yasti Soeprejo Mokoagow yang massa jabatannya berkahir Bulan Mei tahun 2022 lalu

Ketua LSM FP2BM Roni Mokoginta mengatakan dari aspek kewilayahan harusnya Sekretaris Daerah di Jabat oleh Birokrat yang berasal Pantai Utara/Pantura Bolaang Mongondow yang meliputi Kecamatan Poigar, Bolaang, Lolak dan Sang Tombolang.
Pertimbangan Geopolitik ini adalah wujud perimbangan kewilayahan berdasarkan letak geografis di mana Kabupaten Bolmong, selain wilayah Pantura, juga meliputi wilayah Passi bersatu, Kecamatan Lolayan serta wilayah Dumoga Bersatu”ucap Roni

Jika di petakan dari aspek goepolitik tersebut maka empat wilayah yang letak geografisnya cukup berjauhan Seyogyanya jika Bupati dan Wakil Bupati berasal dari wilayah Passi bersatu atau dari wilayah Lolayan dan wilayah Dumoga bersatu maka Sekretaris Daerah kami minta agar dapat menempatkan Birokrat yang berasal dari Pantura Bolmong Dengan pertimbangan selama ini kursi panglima ASN ini belum pernah di jabat oleh Birokrat asal Pantura

“Ada beberapa birokrat asal pantura yang memenuhi syarat kepangkatan, antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Deddy Mokodongan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Farida Mooduto, Kadis Pendidikan Renti Mokoginta serta Kadis Kesehatan Julin Papuling”tambah Roni

Hal ini menjadi santer dibicarakan publik, lantaran Tahlis Galang, beberapa waktu lalu telah mengikuti Job Fit di lingkungan Pemprov Sulut.

Roni menambahkan bahwa ada nama seperti Tablis Galang (Papa Ain), sapaan akrab Sekda Bolmong ini dikenal sebagai salah salah birokrat terbaik Sulut, dalam kurun waktu lima tahun terakhir bertugas sebagai Sekda Bolmong.
Sosok yg berhasil merubah penilaian Badan Pemeriksa Keuangan/BPK dari kesemerautan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah /LKPD dari tidak bertanggungjawab/ Disclaimer menjadi Wajar Tanpa Pengecualian/WTP, selama tiga tahun berturut-turut titisan darah kental Marhaenisme, aktivis PDI Perjuangan dari ayahnya Mendiang Om Galang Tahlis Galang, meniti karier birokratnya mulai dari Camat Lolak hingga tiga kali berpindah tugas sebagai Sekretaris Daerah di tiga daerah”pungkas Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *