Sulut, Progres pembagunan Jembatan Sosongian di Desa Tumpaan, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dipastikan rampung dalam waktu dekat ini.
Aksi masyarakat menanam pohon pisang dan jagung di lokasi pembangunan Jembatan Sosongian, Desa Tumpaan ini dilakukan sebagai bentuk protes atas keterlambatan pekerjaan proyek pembangunan Jembatan Sosongian yang tak kunjung selesai.
Hal ini di tanggapi serius Hendro Satrio, M. K.,ST, MT Kepala Balai (Kabalai) BPJN, Mungkin masyarakatnya tidak tau melihat dengan kasat mata hingga terjadi hal demikian.
Hendro mengatakan, kami langsung turun kelapangan ketemu sama Hukum Tua, warga setempat dan kalau tidak salah ada juga Anggota DPRD Minsel serta Pemerintah Kabupaten Minsel. Mereka sudah memaklumi adanya keterlambatan pekerjaan karena lahannya baru bebas pertengahan Desember 2022.
“Kan Bapak/Ibu tau semua ini telat karena apa? Karena lahannya baru bebas”, tegas Hendro saat di wawancarai diruangan kerjarnya, Jumat (12/5/2023).
“Coba lahannya cepat selesai, pasti pekerjaan cepat selesai, ” sambungnya.
Sebagaimana diketahui pembebasan lahan itu merupakan kewajiban dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Lebih jauh Hnedro mengutarakan, bahwa sekarang pihaknya sedang melakukan pekerjaan pengerukan, dan proses pekerjaan timbunan oprit agregat klas A.
“Target kami Insya Allah minggu depan sudah selesai semua pekerjaan. Rencananya hari Senin atau Selasa minggu depan sudah mulai pengaspalan, jadi nanti pertengahan Bulan Mei ini sudah selesai,” pungkas Kabalai BPJN Sulut yang di kenal baik, welcom terima semua aspirasi di kalangan Pers dan LSM.
(Ahmad)
