Turnamen Badminton Intern PB Berkat Jayapura di Manado, Diikuti X Atlit Sulut di GOR Excellent

Manado- PB Berkat Jayapura yang memiliki komunitas di Manado Sulawesi Utara mengadakan pertandingan intern diikuti sesama anggota PB di GOR Excellent Sario Manado, Sabtu,(11/03/23).

Tak tanggung-tanggung, hampir semua yang ikut pertandingan merupakan mantan-mantan Atlit badminton Sulawesi Utara, yang dijamannya merupakan pemain terbaik.

Pertandingan yang bertajuk persahabatan dan kekeluargaan diikuti delapan pasangan, Stefi Tangkuman/Ruddy Bukanaung, Roy Ompi/ Marlon Lumentah, Clife Hermanus/Lody Langkun, Randy Risky/Rommy Kumaat, LS/Veron Wuisan, Grendy/Ady Kidal, Winsi Mundung/Bats Kojansow dan pasangan
Onal Mumek/Franky Pungus. Bermain pertama dilapangan dua, Onal M/ Franky P sempat kesulitan saat melawan Winsi Bats di babak pengisian, sayangnya Winsi/Bats kehilangan konsentrasi sehingga harus kalah dua game.


Pertandingan babak pertama dilapangan satu, Pasangan Roy Ompi/Marlon Lumentah yang di prediksi bisa mendapat juara satu, harus tumbang secara tragis oleh pasangan LS/Veron.

Roy/Marlon sempat memimpin di game pertama, tapi atas kepiawaian LS di depan net, LS/Veron menang straight Game.

Yang paling seru dibabak pertama adalah pasangan Stefi Tangkuman/Rudy Bukanaung melawan Grendy Tompunu/Ady Kidal. Main dilapangan dua, Steffi/RB langsung berinisiatif menyerang dan memenangi game pertama. Di game kedua, dengan perjuangan keras jatuh bangun, Grendy/Ady bisa mabalas sehingga harus menentukan di game ketiga. Game ketiga, kedua pasangan terus menunjukan permainan terbaik, Steffi/RB sempat memimpin 14-3, tapi dengan semangat tinggi, Grendy/Ady bisa membalikkan keadaan dan menang 21-18.

Main kedua dilapangan satu, mempertemukan Clife Hermanus/ Lody Langkun melawan Randy Risky/Rommy Kumaat. Clife/Lody secara mudah memenangi pertandingan tersebut dengan dua game langsung.

Dibabak semifinal, Grendy/Ady harus menyerah kepada LS/ Veron. Lagi-lagi serangan-serangan smash keras oleh Veron Wuisan dan sambaran-sambaran cepat LS di depan net membuat Grendy/Ady menyerah 0-2.


Semifinal lain mempertemukan Clife/Lody dan Onal M/ Franky P. Sempat tertinggal jauh di game pertama, Onal M/Franky P harus mengejar dan memenangkan game pertama 21-17. Di game kedua, Clife/Lody harus merubah cara main, dengan status mantan pemain Sulut, Clife/ Lody bisa memenangi dengan poin yang cukup jauh 21-12. Di game ketiga, baik Clife/Lody dan Onal M/Franky P semuanya memberikan permainan terbaik, kedua pasangan harus saling serang dan selisih poin tidak pernah jauh. Sempat unggul 20-18, Onal M/ Franky P harus menelan kekalahan 28-26.

Pertandingan dilanjutkan dengan partai Final antara LS/ Veron melawan Clife/Lody.Walapun LS sudah berumur diatas 60, Clife/Lody harus tertinggal diawal game pertama. Clife/Lody harus memberikan cock kepada LS secara terus menerus baru bisa mengimbangi.

Kedua mantan pemain Sulut tersebut mengambil keuntungan karena LS sudah terlihat lelah. Walaupun terus jadi sasaran Clife/Lody, LS terus memberikan perlawanan sehingga game pertama LS/Veron memimpin 20-18. Sayang saat deuce 20-20, Clife/Lody terus mengambil kesempatan dan menang 23-21.

Di game kedua, Clife/Lody terus memberikan cock kepada LS. LS tidak bisa lagi memberikan perlawanan seperti di game pertama karena dihari yang sama LS sudah bermain lima set sehingga LS/Veron harus mengakui keunggulan Clife/Lody.

“Saya hari ini sudah main lima set, kalo pagi saya tidak main belum tentu Clife/Lody menang.” Ujar LS sambil mengakui kehebatan tangan Lody.

Walapun pertandingan hanya bersifat intern, hadiah yang disediakan owner PB Berkat Jayapura tak kalah menarik. Juara 1 (Rp.1.000.000), juara 2 (Rp.500.000), juara 3,(Rp.300.000), juara 4 (Rp.200.000), serta cock dan snack serta minuman gratis dan ditutup
dengan makan bersama.

Juara 1 Clife Hermanus/Lody Langkun, Juara 2 Ls/ Veron Wuisan,
Juara 3 bersama Onal M/Franky P dan Grendy Tompunu/Ady Kidal.

Owner PB Berkat Jayapura Ruddy Bukanaung usai pertandingan kepada media ini mengatakan, pertandingan intern ini hanya untuk lebih mendekatkan hubungan antar pemain atau anggota sambil menjaga keseimbangan tubuh untuk terus berolahraga. “ini dilakukan agar kita terus bermain dan lebih kekeluargaan, selamat buat pemenang.” Ujar Ko Ruddy yang juga sebagai ketua Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) kabupaten Jayapura.(Franky Pungus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version