Bolsel–Guna tercapainya kesepahaman perangkat daerah dan para pemangku kepentingan terhadap usulan Musrenbang kecamatan yang akan masuk dalam Renja Perangkat Daerah tahun 2023, Bappelitbangda Kabupateh Bolsel melaksanakan kegiatan Forum Perangkat Daerah. Kegiatan ini diketahui merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah.
Acara Forum Perangkat Daerah dibuka secara resmi oleh Sekda M.
Arvan Ohy SSTP, MAP atas nama Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi di aula kantor Bappelitbangda, Kawasan Perkantoran Panango l, Kecamatan Bolaang Uki Rabu (8/3/2023).
Dalam arahannya, Sekda Arvan menyebut bahwa usulan-usulan dari masyarakat melalui Musrenbang disampaikan kepada pemerin tah untuk dikaji berdasarkan aspek prioritas, urgenitas dan kelayakan dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
“Dari sekian banyak usulan yang diterima dari tahapan Musrenbang kabupaten di tingkat kecamatan, seluruhnya akan dibahas bersama
OPD teknis dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan daerah dan program prioritas pemerintah,” tutur Sekda.
Lanjut, dia mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan yang baik wajib berbasis pada penerapan SPM serta melakukan evaluasi berkala terhadap penerapan SPM.
Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kadek Wijayanto SH, MH dalam paparan materinya menjelaskan bahwa dalam RKPD 2024 ini
Pemerintah Daerah telah menetapkan tema pembangunan yakni
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dengan Pemerataan Pemban gunan yang Berkelanjutan melalui 6 program prioritas yang diantaranya percepatan penanggulangan kemiskinan.
“Sebagaimana Instruksi Presiden bahwa pada tahun 2024 angka kemiskinan ekstrem di indonesia harus berada di angka 0% sehingga kita di Pemerintah Daerah harus terus meningkatkan kinerja dan kolaborasi demi menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Bolsel” terangnya.
“Untuk itu, tahun 2024 kita menempatkan penanganan kemiskinan ekstrem di prioritas pertama. Karena itu, dalam forum ini kita semua di perangkat daerah bisa bekerja sama dalam proses mengatur program kegiatan agar senantiasa diarahkan pada penanganan kemiskinan yang mencapai 9 ribuan lebih di Bolsel,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 hari dengan metode desk per OPD yang dibagi dalam 3 kelompok sesuai pembagian bidang mitra yang ada di Bappelitbangda.(jamal/*)
