Raturandang bagikan Seragam Sekolah dan Alat Belajar Kepada Siswa Yang Berdampak Bencana Alam

oleh -494 Dilihat
Pemberian bantuan oleh kepala sekolah di ruangan kerja.

Manado, Bencana alam yang melimpah kota Manado akhir pekan Januari 2023. ada salah satu oknum orang tua siswa yang salah paham terhadap bantuan yang diberikan waktu itu , informasi tersebut kepada wartawan media ini, bantuan tersebut tidak merata, ” pemberian bantuan tidak semua siswa yang mendapatkan, hanya pilih-pilih kasih, torang pe rumah le amper anyor mar nanda dapa, mar yang laeng dapa.” Ungkap orang tua siswa yang tak mau namanya di publlikasi.

 

Saat dikonfirmasi kepada Kepala SD Sjultje Raturandang SPd MPd menjelaskan pada saat musibah tersebut sekolah juga berdampak, tetapi pembagian bantuan baru dilaksankan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado. Dinas Dikbud Manado melalui Bidang Pembinaan SD meminta data jumlah serta nama yang berdampak bencana, pihak sekolah mengirimkan data bahwa SD Negeri 46 Manado berjumlah 32 siswa yang berdampak.

 

Tetapi pemeberian bantuan dari Dinas Dikbud manado melalui Kinerja Kepala Kepala Sekolah (K3S) Wilayah Kecmatan Tuminting bahwa penyerahan hanya keluar 6 nama siswa dan siswi,” nama-nama yang di pilih hanya 6 perwakilan dari setiap sekolah, dan dipilih dari Dinas Dikbud. Bukan dari Pihak Sekolah. Kami hanya mengikuti petunjuk memasukan data dengan menerima arahan bahwa 6 nama yang sudah di pilih langsung.” Ungkap kepsek.

Ditambahakan Raturandang pihak sekolah mulai dari guru staff dan kepala sekolah, sementara masih berupaya mengumpulkan bantuan dari masing-masing kami dengan sukarela. “ saya sendiri sudah bagikan seragam,alat tulis,buku tulis dan perlengkapan belajar lainnya.” Ucap kepsek. Lanjutnya bahwa, pemberian bantuan kam tidak melibatkan orang tua siswa,” kami guru serta staff memberikan inisiatif memberikan bantuan dengan jera paya kami, dan berkat kerja sama kami akan memberikan bantuan tahap berikutnya.” Tegasnya.

 

Saat wartawan media ini mengunjungi sekolah dan bertemu dengan beberapa orang tua siswa yang menunggu anaknya di depan sekolah, bahwa ada orang tua menjelaskan untuk pelaporan pertama mungkin tidak tau informasi pemberian bantuan 6 orang dari mana?. Ternyata ada juga beberapa orang tua siswa memberikan penjelasan dan apresiasi kepala sekolah ini bahwa dengan peduli kepsek kepada siswa, sudah memberikan seragam serta alat tulis untuk bias melakukan pembelajran diskolah,”  awalnya sudah 1 minggu nanda sekolah karena rumah dan perlengkpan sekolah sudah tidak ada, torang ada berapa malam ba tidor di kubur,mar saat dapa kabar dari wali kelas kepsek kase bantuan bahwa kita besryukur biar itu duluh yang penting ini anak boleh sekolah” ucap salah satu orag tua siswa kelas 1 yang berdampak banjir.

Bukan hanya itu saja saat di temui dan konfirmasi kepada kepsek, pihak sekolah juga siap memberikan bantuan bahan pokok yang nantinya akan disalurkan bagian tahap selanjutnya,” walau bantuan kami tidak banyak tetapi ini akan di salurkan ke tahapan berikutnya dan semua siswa akan mendapatkan. Kepsek  tidak menyangka, ternyata guru dan staff  SD Negeri 46 Manado bisa bekerjasama dengan baik.” Kuci Raturandang.(AgungSugi)

 

SD Negeri 46 Manado tak perna putus untuk melakukan aksi peduli kepada siswa dan siswi yang berdampak bencana alam tersebut. Pada awal bulan februari 2023

Raturandang bagikan Seragam Sekolah dan Alat Belajar Kepada Siswa Yang Berdampak Bencana Alam///

Manado, Bencana alam yang melimpah kota Manado akhir pekan Januari 2023. ada salah satu oknum orang tua siswa yang salah paham terhadap bantuan yang diberikan waktu itu , informasi tersebut kepada wartawan media ini, bantuan tersebut tidak merata, ” pemberian bantuan tidak semua siswa yang mendapatkan, hanya pilih-pilih kasih, torang pe rumah le amper anyor mar nanda dapa, mar yang laeng dapa.” Ungkap orang tua siswa yang tak mau namanya di publlikasi.

Saat dikonfirmasi kepada Kepala SD Sjultje Raturandang SPd MPd menjelaskan pada saat musibah tersebut sekolah juga berdampak, tetapi pembagian bantuan baru dilaksankan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado. Dinas Dikbud Manado melalui Bidang Pembinaan SD meminta data jumlah serta nama yang berdampak bencana, pihak sekolah mengirimkan data bahwa SD Negeri 46 Manado berjumlah 32 siswa yang berdampak.
Tetapi pemeberian bantuan dari Dinas Dikbud manado melalui Kinerja Kepala Kepala Sekolah (K3S) Wilayah Kecmatan Tuminting bahwa penyerahan hanya keluar 6 nama siswa dan siswi,” nama-nama yang di pilih hanya 6 perwakilan dari setiap sekolah, dan dipilih dari Dinas Dikbud. Bukan dari Pihak Sekolah. Kami hanya mengikuti petunjuk memasukan data dengan menerima arahan bahwa 6 nama yang sudah di pilih langsung.” Ungkap kepsek.
Ditambahakan Raturandang pihak sekolah mulai dari guru staff dan kepala sekolah, sementara masih berupaya mengumpulkan bantuan dari masing-masing kami dengan sukarela. “ saya sendiri sudah bagikan seragam,alat tulis,buku tulis dan perlengkapan belajar lainnya.” Ucap kepsek. Lanjutnya bahwa, pemberian bantuan kam tidak melibatkan orang tua siswa,” kami guru serta staff memberikan inisiatif memberikan bantuan dengan jera paya kami, dan berkat kerja sama kami akan memberikan bantuan tahap berikutnya.” Tegasnya.

Saat wartawan media ini mengunjungi sekolah dan bertemu dengan beberapa orang tua siswa yang menunggu anaknya di depan sekolah, bahwa ada orang tua menjelaskan untuk pelaporan pertama mungkin tidak tau informasi pemberian bantuan 6 orang dari mana?. Ternyata ada juga beberapa orang tua siswa memberikan penjelasan dan apresiasi kepala sekolah ini bahwa dengan peduli kepsek kepada siswa, sudah memberikan seragam serta alat tulis untuk bias melakukan pembelajran diskolah,” awalnya sudah 1 minggu nanda sekolah karena rumah dan perlengkpan sekolah sudah tidak ada, torang ada berapa malam ba tidor di kubur,mar saat dapa kabar dari wali kelas kepsek kase bantuan bahwa kita besryukur biar itu duluh yang penting ini anak boleh sekolah” ucap salah satu orag tua siswa kelas 1 yang berdampak banjir.
Bukan hanya itu saja saat di temui dan konfirmasi kepada kepsek, pihak sekolah juga siap memberikan bantuan bahan pokok yang nantinya akan disalurkan bagian tahap selanjutnya,” walau bantuan kami tidak banyak tetapi ini akan di salurkan ke tahapan berikutnya dan semua siswa akan mendapatkan. Kepsek tidak menyangka, ternyata guru dan staff SD Negeri 46 Manado bisa bekerjasama dengan baik.” Kuci Raturandang.(AgungSugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.