Proyek Pokmas di SMP N 1 Kalawat Belum Selesai, Menjadi Jalan Siswa Untuk Bolos

Minut- Permasalahan proyek DAK Diknas Minahasa Utara dengan anggaran sebesar Rp.27 miliar terus bertambah. Kali ini, terdapat di SMP Negeri 1 Kalawat yang berada didesa Kolongan kecamatan Kalawat Minahasa Utara. Hingga saat ini pembangunan toilet dengan anggaran Rp.168.932.800 yang dikerjakan kelompok masyarakat (Pokmas) Talise belum bisa digunakan alias belum selesai.
Menurut sumber salah satu guru yang ditemui media ini, selain pembangunannya belum selesai karena bagian tangganya belum dterpasang tehel, pokmas juga membobol pagar sekolah untuk melakukan pekerjaan. Hingga saat ini pagar tersebut belum diperbaiki dan menjadi jalan bagi siswa-siswa untuk bolos. Selain itu, terdapat lubang yang sangat besar dan belum di tambun.

Tangga ke toilet yang tidak termasuk didalam RAB

“Sebelum proyek pembangunan toilet dikerjakan pagar masih bagus, tapi pagar tersebut dibobol untuk dilakukan pekerjaan. Saat ini menjadi jalan siswa-siswa bolos.” Ujar salah satu guru kepada media ini pekan lalu.

Sementara itu, Icat Kaseger ketua Pokmas Talise yang melakukan pekerjaan saat dihubungi lewat WhatsApp mengatakan, pekerjaan sudah selesai 100% sesuai RAB yang diberikan konsultan.
“untuk tangga tidak termasuk, karena di gambar yang di berikan konsultan tidak ada tangga.” Kata Kaseger.

Kaseger juga menambahkan, benar ada lubang besar di samping pembangunan toilet karena ada kesalahan komunikasi dengar pekerja. “disuru gali untuk sepiteng, operator excavator gali berukuran 5×5 meter.” Tambah Kaseger.

Kaseger juga menjelaskan bahwa, untuk membangun kembali pagar akan dikerjakan minggu ini. “Membangun kembali pagar itu di luar kontrak, tapi akan dilakukan minggu ini.” Tutupnya lewat pesan WA Senin,(13/02/23).(FP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version