Sangihe, SuaraSulut.com — Imbas terjangan badai di sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe beberapa waktu yang lalu, membuat rumah warga rusak
Salah satu rumah milik Alan Miro Bawenti, warga di desa Bowongkulu, Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) pun terkena badai hingga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terjangan angin kencang tersebut
Melihat kondisi tersebut, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1301-07/Tabut jajaran Kodim 1301/Sangihe bersama masyarakat sekitar secara bergotong-royong membantu pihak keluarga memperbaiki kembali atap yang bocor tersebut.
Adalah Kopral Dua (Kopda) Ali Murtado selaku Babinsa Koramil 1301-07/Tabut ikut bergotong royong membantu memperbaiki atap rumah milik Bpk Alan Miro Bawenti, yang berada di Lindungan 2, Desa Bowongkulu.
Babinsa Ali Murtado dengan semangat dan terlibat membantu warga di desa binaannya yang sedang memperbaiki atap rumahnya yang rusak akibat tertiup angin kencang.
“Sebagai Babinsa harus aktif dan peduli terhadap warga binaan. Dengan turun langsung ke lapangan menjadi tahu setiap permasalahan warga,” ujar Babinsa Murtado
Kopda Ali Murtado menambahkan, bahwa dirinya sangat senang melihat kekompakan serta kerukunan warganya. Dengan kerja bakti secara bergotong-royong seperti itu kegiatan perbaikan atap rumah tersebut akan lebih cepat selesai. Sebagai Babinsa dia bahagia melihat kebersamaan warga Desa Bowongkulu,
“Sifat gotong-royongnya masih sangat kental dan berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, pemilik rumah, Alan Miro Bawenti, usai perbaikan rumahnya menyampaikan ucapan terima kasih dan kebahagiaan yang tak terhingga. Karena kini dia bersana keluarga sudah bisa menempati rumahnya, dengan tenang.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu keluarga saya, terlebih kepada Babinsa yang bersedia meluangkan waktu untuk membantu kami. Semoga TNI ke depan lebih sukses dan lebih dicintai rakyat,” tuturnya singkat
(Erick Sahabat)





