12 Siswa SMP Negeri 4 Manado Ambil Viritual Acoun PIP di Keluarga Lumentut-Runtuwene

oleh -548 Dilihat
Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Manado. Dr Alwin Palit MPd

Manado, Program Indonesia Pintar (PIP) bantuan dari Pemerintah melalui beberapa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia yang disalurkan ke sekolah-sekolah. Tetapi tahapan ini berbeda dengan sebelumnya.

Penerimaan PIP biasanya mempunyai proses prosedur dengn mo mengambil Rekom dari sekolah dan mendapatkan Virtual Account dari sekolah. Tetapi tahapan khusus SMP Negeri 4 Kota Manado sangat Berbeda. Ada tahapan bantuan PIP khusus tanggal 01 Desember mendapatkan informasi bahwa 12 siswa lolos bantuan PIP tetapi informasi kepsek bahwa penggambilan Viritual Account di Kelurahan Lumentut-Runtuwene di kecamatan Malalayang.

Saat di Konfirmasi Kepala Sekolah Dr Alwin Palit MPd dirinya mengaku bahwa menginformasikan kepada wali kelas untuk sampaikan kepada orang tua siswa agar ke rumah Mantan Walikota Manado.” Saya hanya mendapatkan informasi dan menugaskan ke wali kelas agar kesana mengambil nomor Viritual Account baru balik ke sekolah mengambil surat rekomendasi dan melakukan proses pencairan ke Bank.” Ucap Palit.

Penerimaan Bantuan PIP yang mengambil Viritual Account tersebut di Kota Manado Hanya SMP Negeri 4 Manado saja tidak ada sekolah lain dengan 12 siswa yang mendapatkan bantuan tersebut.

Ditambahkan kepsek bahwa ini hanya tugas dan membantu siswa dan dia tidak sadar ternyata virtual bantuan yang sama bisa dilaksanakan di lingkungan sekolah,” kalau saya tidak melanjuti informasi bantuan ini nantinya saya yang akan disalahkan oleh Pimpinan Pusat. Memang salah kalau pengambilan PIP di rumah Mantan walikota Manado. Tegasnya.

 

Lanjut Palit Bahwa dia Pelayanan Khusus jadi tidak bersangkutan dengan Politik. Dirinya mengaku bahwa dia tidak salah hanya menjalankan tugas sebagai kepala sekolah.” Tidak memikirkan bahwa dengan sistim politik. Bantuan tersebut juga sudah mengetahui wali kelas nantinya saya akan di salahkan wali kelas kalau bantuan tersebut tidak di teruskan kepada siswa yang mendapatkan bantuan.” Tuturnya. Tambahkan Palit dia hanya manusia Biasa biasa jika kesalahan dirinya mengaku siap memper tanggung jawabkan kepada atasan, ” hanya manusia biasa dan bisa menggandalkan Tuhan, tidak takut sama manusia siapa saja hanya takut kepada sang pencipta,”Kunci Kepsek SMP 4 Manado.(AgungSugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.