
SUARASULUT.COM, MITRA – puluhan rumah yang terkena bencana banjir pada bulan Oktober waktu lalu akibat meluapnya air sungai yang ada di Desa pangu dan desa Wioi Raya, yang mengakibatkan korban jiwa serta belasan rumah rusak parah. Saat ini pemerintah pusat lewat Kementrian sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) akan memberikan bantuan Hunian tetap. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor desa Pangu, hari ini, Selasa (9/8/2022)
Dari data yang diterima, sebanyak 35 Kepala Keluarga (KK) yang terdata sebagai calon Penerima bantuan Huntap semakin jelas, dimana pihak Kementerian Sosial sendiri telah melakukan monev dan keluar masuk rumah penerima yang terkena bencana banjir bandang pada waktu yang lalu.
Kepala Dinas Sosial Selvie N Lendombela, S.Pd, MM mengatakan, pihak Kemensos RI telah melakukan monev dan asesment kepada para calon penerima bantuan tersebut.
“ Pada Bulan Mei yang lalu, Bapak Bupati lewat Dinas Sosial Mitra membawa proposal ke Kementerian Sosial RI untuk mengusulkan bantuan Hunian Tetap. Syukur puji Tuhan, pada saat ini pihak Kemensos RI sudah turun lapangan. Guna mengecek secara langsung bagi penerima bantuan,” ujar Lendombela disaat mendampingi Kemensos RI.
Dijelaskan Lendombela, bahwa bantuan tersebut diberikan Kemensos RI dalam bentuk uang tunai sebesar Rp3juta untuk setiap Kepala Keluarga.
“Bantuan kepada keluarga yang terdampak banjir bandang tahun lalu, akan diberikan bantuan dalam bentuk uang tunai. Bantuan kali digunakan untuk membeli perlengkapan rumah mereka yang waktu lalu hanyut dibawah banjir,” paparnya.
Ditegaskan Lendombela, uang tunai yang diberikan nanti Kemensos RI sebesar 3 juta harus membelanjakan kebutuhan didalam rumah seperti, tempat tidur, lemari pakaian dan seluruh kebutuhan didalam rumah.
“ Saya berharap bantuan ini digunakan dengan sebaik baiknya dan harus sesuai peruntukan, dan bukan digunakan untuk santai,” tutur Lendombela.
Hadir dalam kegiatan Monev Kemensos RI diantarnya, Kepala Bidang perlindungan dan Jaminan Sosial Yanti M. Tumbol S.Sos, Kasie PSKBS Eden Mongkau, Kasie PSKBA Imanuel Popo, Tim Tagana, Para Hukum Tua, dan seluruh penerima bantuan. (fan)
