Sekretaris Daerah (Sekda), David Lalandos yang hadir dan membuka kegiatan tersebut, sangat mengapresiasi kinerja Diskominfo-SP yang selalu meluncurkan trobosan untuk peningkatan kinerja maupun pelayanan di Kabupaten Mitra.
“E-office ini dibutuhkan sebagai bentuk adaptasi atas perubahan tren teknologi informasi dan komunikasi serta mendukung percepatan transformasi digital. Untuk itu, atas capaian ini Diskominfo-SP layak mendapatkan apresiasi yang tinggi” kata Lalandos, usai melaunching aplikasi e-office.
Lalandos pun mengatakan, tujuan aplikasi e-office untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta dapat meningkatkan kualitas layanan publik dan terpercaya.
Ia juga mengungkapkan bahwa, berdasarkan monitoring dan evaluasi, SPBE Pemkab Mitra meraih predikat pertama di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2021 dengan nilai 2,46 (cukup). Penilaian ini diberikan berdasarkan evaluasi yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo-SP Mitra, Silvia Eva Makaenas mengatakan, e-office merupakan aplikasi pendukung operasional perkantoran yang diharapkan mampu menunjang tugas dan kerja pemerintah daerah.
“E-office ini ialah salah satu bentuk pengembangan ekosistem SPBE untuk mempermudah dan mempercepat proses surat menyurat serta efisiensi waktu dan kertas,” kata Makaenas.
“Dengan adanya e-office, dapat memberikan kemudahan dalam proses layanan manajemen, perencanaan, pengelolaan, serta kearsipan. Selain itu juga dapat memperluas pelacakan surat (tracker) serta mengurangi resiko kehilangan surat karena tersimpan di server,” tambahnya.
Makaenas juga mengungkapkan, penerapan SPBE via aplikasi e-office ini menjadi suatu keharusan bagi pemerintah daerah sebagai bagian perubahan yang sangat penting dalam program Reformasi Birokrasi demi meningkatnya kualitas pelayanan masyarakat yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
Launching e-office ini diisi dengan penjelasan dan pelatihan yang disampaikan oleh narasumber dari peneliti Madya bidang Komunikasi Terapan/Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional, Drs N. Kenda M.Si
