Hukum Tua Frits Ronal Polii mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Desa (Pemdes) kepada masyarakat terlebih khusus bagi kaum perempuan.
“Kegiatan ini adalah salah satu upaya pemerintah guna menambah keahlian masyarakat khususnya kaum perempuan untuk menambah penghasilan sehari-hari,” ungkap FR Polii sembari menambahkan bahwa kegiatan ini dianggarkan lewat dana desa tahun 2022 yang masuk dalam program pemberdayaan perempuan.
Disamping itu, Grace Gosal selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Tombatu Tiga Tengah mengatakan, kegiatan seperti ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Mengapa? Lewat giat seperti ini, kita bisa memperoleh wawasan dan keahlian untuk menambah pendapatan.
“Harapan kami, semua peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa menguasai apa yang telah diperoleh, terlebih yang menjadi isntruktur dalam kegiatan ini, Pemdes telah mendatangkan seorang ahli dalam Pembuatan aneka kue, yaitu cheff chefian yang sudah dikenal di berbagai hotel berbintang di manado, diantaranya pernah menjadi cheff di Swisbell Hotel Manado dan Aryaduta Hotel Manado,” ujar Grace.
Disela kegiatan, Cheff Chefian ketika diwawancarai media ini mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi kepedulian Pemerintah Desa akan peningkatan kreatifitas yang bisa menjadi sumber pendapatan warga setempat.
“Terima kasih sudah mempercayakan saya untuk melatih warga desa ini, terlebih di Kabupaten Mitra, ini menjadi desa pertama yang mengadakan pelatihan seperti ini,” kata Chefian.
Dan untuk pelatihan yang saya berikan ada 6 resep adonan kue, diantaranya Marbell cake, lapis surabaya, brudel cake manado, puding roti, Bronis bandung dan mocca cake.
“Selama pelatihan berlangsung, saya merasa kagum atas keramahan serta kekompakan ibu-ibu yang menjadi peserta latihan dan terampil memperaktekan setiap resep adonan kue yang menjadi menu pelatihan saat ini dan hasilnya pun sempurna,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung di kantor jaga IV Desa Tombatu Tiga Tengah, diikuti oleh puluhan ibu-ibu PKK. Semua peserta berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan rutin setiap tahun. (fan)
