Manado, Rocky Wowor Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Sulut, angkat suara terkaitanggotanya yang jarang hadir dalam pertemuan DPRD Sulut.
Rocky Wowor, saat di temui awak media ini usai Paripurna DPRD Sulut bersama BPK-RI mengenai penyerahan LHP LKPD Gubernur Sulut tahun 2021, mengatakan Anggota Fraksi PDI P DPRD Sulut yang jarang hadir akan dapat teguran, Jumat (13/5/2022).
“Sejauh ini mereka selalu hadir virtual. Sebenarnya saya ingin laporkan ke Dewan Pimpinan Daerah Partai Drmokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDI P) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) apabila mereka tidak hadir dan melakukan kunjungan kerja itu kami akan kirim surat teguran”, ucapnya.
Politisi muda dua periode DPRD Sulu Dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR) menambahkan, sangat tidak elok jika wakil rakyat jarang hadir setiap pertemuan, kemudian hanya mengedepankan kunker.
“Berbeda dengan mereka tidak hadir langsung, nah itu kita asumsikan, jangan ngoni cuman bajalan tapi nda hadir Paripurna”
“Setiap rapat Fraksi selalu di ingatkan, awas kalian tidak ikut rapat-rapat DPRD, ketika perjalanan kunker ikut,” tegasnya
(Achmad)
