Manado– Rapat kerja Pemerintahan Se- Sulawesi Utara dipimpin langsung Gubernur Olly Dondokambey di dampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama Forkopimda duduk berdampingan mempresentasikan Kinerja Pembangunan Sulut 2021 dan Rencana Kerja Tahun 2022.
Rapat Kerja Gubernur Sulut Bersama Bupati/Walikota dan Forkopimda Kabupaten/Kota Provinsi Sulut Tahun 2022, di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, diawali dengan doa oleh tokoh agama.
Selanjutnya, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Forkopimda Sulut, membuka secara resmi Rapat Kerja Gubernur Sulut Bersama Bupati/Walikota dan Forkopimda Kabupaten/Kota Provinsi Sulut Tahun 2022.
Materi di awali Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Denny Tuejeh. Komandan Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka menyinggung potensi terorisme di Sulut, apalagi Sulut dekat dengan Moro, Filipina salahsatu basis organisasi teroris di Asia Tenggara. Namun, hingga kini Pangdam menegskan Sulut aman.
TNI mengantisipasi daerah perbatasan menempatkan pos di pulau terluar. Pos Pulau Marampit, Pulau Karatung, Pulau Kakorotan, Pulau Kabaruan dan Pulau Marore.
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menegaskan, pandemi Covid 19, telah memukul semua sektor. Namun kita patut syukuri karena koordinasi yang terus terbangun antara pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi, membuat ekonomi Sulut tetap tumbuh positif.
Orang nomor satu di Sulut itu menegaskan, kunci percepat pemulihan ekonomi, adalah memutus mata rantai penyebaran Covid 19.
Dan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19, kata Gubernur, mempercepat pelaksanaan vaksinasi.”Mari Bupati/Walikota percepat pelaksanaan vaksinasi baik dosis satu, dosis dua hingga dosis tiga.”Mari kita berkomitmen Maret 2022, capaian vaksinasi untuk Provinsi Sulawesi Utara, harus 90 persen,” tegas Gubernur.
Lanjut Gubernur, dari pemaparan Bank Indonesia, capaian 2021 sudah baik. Sehingga untuk tahun 2022, harus lebih baik.
“Meningkatkan ekonomi tahun 2022, tergantung penanganan Covid 19.Jika pandemi sudah berlalu pasti ekonomi bertumbuh,” aku Gubernur.
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey juga tidak menapik masih ada aset-aset pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, di kuasai mereka yang tidak berhak.
Menyikapi kondisi ini, Gubernur Olly memberi apresiasi, terhadap jajaran Kejaksaan Sulut, telah mengamankan aset-aset pemerintah, dari sisi penegakan hukum.
“Butuh peran Kejaksaan dari sisi legalitas hukum, melindungi aset-aset pemerintah provinsi,” harap Gubernur Olly.
Di penghujung kegiatan, Gubernur Olly memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang capaian vaksinasinya tertinggi.
