Pohon di Pinggir Jalan Perkantoran Pemda Bolmut Sudah Membahayakan

oleh -761 Dilihat
Pohon di pinggir Jalan kompleks perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) sudah membahayakan pengendara melintas. Karena ditakutkan rantingnya bisa patah kapan saja.(foto:ssc)

SUARASULUT.COM, BOLMUT – Pohon di pinggir Jalan kompleks perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut)  sudah membahayakan pengendara melintas. Karena ditakutkan rantingnya bisa patah kapan saja.

Pantauan Media www.suarasulut.com, di seputaran kompleks Pemkab Bolmut, terdapat banyak pohon rindang sepertinya tidak terawat dan banyak ranting patah tersangkut di kerimbunan pohon.

Iwan, Salah seorang pengguna jalan yang melintas mengatakan, kondisi pohon ini sudah membahayakan pengguna jalan setiap hari melintas baik dari Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum lainnya.

“Apalagi sekarang musim penghujan dan angin kencang, jadi kalau tidak segera ditangani sebagian dahannya yang sudah rapuh, kami khawatirkan nanti akan memamakan korban,” ungkapnya.

Iwan juga  mengaku, kehadiran pohon  ini memang memiliki keindahan dan juga bisa dijadikan tempat berteduh dan istirahat, namun sebaiknya harus terus dikontrol sehingga tidak membahayakan.

“Jadi kami meminta kepada Dinas terkait segera merapikan dahan membahayakan itu tanpa harus memotong semua, karena manfaat pohon ini juga ada bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan  Irma Ginoga, S.Pd, M.Si  Saat di konfirmasi mengatakan, Untuk sementara akan koordinasi dengan Dinas Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) karena sebagai persyaratan untuk Penilaian Adipura. “Bentuk untuk memperoleh Adipura harus Ada  pohon di pinggir jalan,”ucap Ginoga.

Memang Banyak pohon sudah membahayakan dan mengganggu pengguna jalan. Kami akan segera melakukan pemangkasan tapi kami juga akan berkoordinasi dengan Pihak PLN,” ungkapnya.

Dia Juga mengaku, anggaran pemeliharaan atau pemangkasan Pohon Tidak ada, “Kami akan cari caranya agar pohon yang membahayakan itu bisa secepatnya di pangkas walaupun anggarannya tidak ada,” tutup Ginoga.( ione)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.