SUARASULUT.COM,BOLMUT–Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena M.AP Irup Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-76 Tingkat Kabupaten Bolmut Tahun 2021 Yang Bertempat Di Halaman Kantor Bupati Bolmut.
Amanat Menteri Sosial Republik Indobesia
Dalam Rangka Hari Pahlawan Tahun 2021 Yang dibacakan Oleh Wakil Bupati Bolmut Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya-lah, pada hari ini tanggal 10 November 2021 kita dapat bersama-sama memperingati Hari Pahlawan.
Negeri ini mengalami penjajahan yang
panjang dan menyakitkan. Berkali–kali
pemberontakan lokal dikobarkan terhadap
penjajah dalam kurun waktu 350 tahun, namun selalu mengalami kegagalan. Ratusan tahun kita terpecah–pecah karena politik devide et impera atau politik adu domba.
Para pendiri bangsa ini menyadarinya
dengan membangun identitas bahwa kita semua bersaudara, sebangsa dan setanah air. Inilah pelajaran berharga. Lidi kuat akan sulit dipatahkan jika dalam kesatuan.
Kita sadar bahwa kita berbeda–beda,
tetapi jangan sampai terpecah–pecah oleh
perbedaan SARA (Suku, Agama, Ras, dan
Antar golongan), karena akan membuat mundur jauh ke era sebelum Sumpah Pemuda 1928.
Kita harus terus menggelorakan
semangat Gotong royong serta Persatuan dan Kesatuan Indonesia. Perbedaan justru semakin memperkaya dan memperkuat kita, Bangsa Negeri ini mengalami penjajahan yang panjang dan menyakitkan.
Berkali–kali pemberontakan lokal dikobarkan terhadap penjajah dalam kurun waktu 350 tahun, namun selalu mengalami kegagalan. Ratusan tahun kita terpecah–pecah karena politik devide et impera atau politik adu domba.
Para pendiri bangsa ini menyadarinya
dengan membangun identitas bahwa kita semua bersaudara, sebangsa dan setanah air. Inilah pelajaran berharga. Lidi kuat akan sulit dipatahkan jika dalam kesatuan.
Kita sadar bahwa kita berbeda–beda,
tetapi jangan sampai terpecah–pecah oleh
perbedaan SARA (Suku, Agama, Ras, dan
Antar golongan), karena akan membuat mundur jauh ke era sebelum Sumpah Pemuda 1928.
Kita harus terus menggelorakan semangat Gotong royong serta Persatuan dan
Kesatuan Indonesia. Perbedaan justru semakin memperkaya dan memperkuat kita, Bangsa Indonesia. Seraya mengembangkan toleransi. Seraya mengembangkan toleransi.
terhadap perbedaan yang ada, dengan
berdasar seloka : Bhinneka Tunggal Ika,
berbeda–beda namun tetap satu jua.
Saudara-Saudara yang saya hormati,
Kita harus lebih maju dari tahun
sebelumnya. Kita akan buktikan pada dunia,
kalau bersama kita bisa mewujudkan cita–cita para Pahlawan.
Karena kita bukan bangsa
lemah, yang menerima kemerdekaaan sebagai hadiah penjajah, secara bersama kita mengalahkan dan mengusir balatentara terkuat dunia.
Pertempuran 10 November 1945 di
Surabaya yang kita peringati sebagai Hari
Pahlawan ini harus kita contoh, dengan satu tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun, serta tidak pernah peduli akan keterbatasan atau halangan.
Para Pahlawan kita dengan gagah
berani memilih melawan bombardir dari kapal perang dan pesawat tempur serta tank dan senjata canggih lainnya walau terkadang hanya dengan bambu runcing dan keyakinan yang tinggi untuk mempertahankan kemerdekaan, yang berbalut semboyan Merdeka atau Mati, jiwa persatuan yang tidak menanyakan asal–usul dan semangat pantang menyerah inilah yang harus kita resapi dan lestarikan sebagai bangsa dalam menghadapi tantangan dan ancaman apapun. Kita adalah anak dan cucu
kandung para Pahlawan Bangsa.
Semangat, tekad, dan keyakinan
pahlawan, harusnya dapat menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk mengemban misi bersejarah “mengalahkan” musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas. Hal ini sejalandengan tema Hari Pahlawan 2021“Pahlawanku Inspirasiku”.
Kita mempunyai potensi besar dalam
memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Karena Indonesia mempunyai sumberdaya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis. Tantangan terbesar yang dihadapi yakni dibutuhkannya kerja keras secara berkelanjutan dengan didukung inovasi
dan daya kreativitas yang tinggi, serta semangat kewirausahaan yang pantang
menyerah.
Dalam 20 tahun mendatang (2020–2040)
kita akan memasuki “bonus demografi”, yaitu periode di mana angka dependency ratio
mencapai angka minimal. Dalam periode ini, akan terdapat lebih banyak tenaga kerja
produktif yang bermanfaat untuk memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan.
Namun di sisi lain, juga terdapat
kecenderungan berkurangnya lapangan
pekerjaan yang harus kita antisipasi dengan
cerdas dan seksama. Kenyataan ini, harus kita hadapi dengan semangat wirausaha yang sesungguhnya. Kita pasti bisa, karena Tuhan kita Maha Kaya dan Maha Adil.
Hal ini harus menjadi cambuk untuk
meneguhkan persatuan dan kesatuan
Indonesia. Kini saatnya kita berdiri dan
bergandengan tangan seraya berteriak, kita
pasti bisa!!! Tentunya dengan taufik dan
hidayah–Ny Melalui peringatan Hari Pahlawan tahun 2021, marilah kita bersama-sama bahu membahu dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggungjawab serta penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan, memberikan
kontribusi bagi bangsa dan negara sesuai
kemampuan dan profesi masing-masing.
Apakah manfaat kemerdekaan yang
diperjuangkan para Pahlawan, jika kita
bukanlah Tuan dan Nyonya di Negeri sendiri?Oleh karenanya, kita akan membuka
kesempatan keluarga para penerima bansos yang berusia muda untuk keluar dari
kemiskinan. Untuk itu, kita akan mengupayakan program graduasi yang sesungguhnya, melalui pendidikan vokasi. Serta peningkatan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan berbasis peluang yang ada atau peluang yang bisa diciptakan atau minat dan bakatnya.
Tentunya melalui momentum peringatan
Hari Pahlawan tahun 2021 ini marilah kita
jadikan nilai–nilai kepahlawanan sebagai
inspirasi di setiap langkah yang penuh dengan inovasi dan daya kreasi. Setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidang apapun, dan bahkan bisa pula memulai dengan menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarganya dan komunitasnya.
Saudara-Saudara yang saya hormati,
Selanjutnya sebagai penghormatan atas
jasa dan pengorbanan para pahlawan yang
telah mempertahankan keutuhan Negara
Kesatuan Republik Indonesia, marilah kita
bersama meluangkan waktu sejenak untuk
melakukan hening cipta secara serentak
selama 60 detik pada hari ini tanggal 10
November 2021 pukul 08.15 waktu setempat dimanapun kita berada, seraya berdo’a semoga segala amal ibadah yang telah dilakukan para pahlawan mendapat balasan yang berlipatganda dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin YRA…
Kita dan para pahlawan, tentu ingin anak–
anak menjadi pemenang. Untuk itu, izinkan saya berbicara tidak ada yang tidak bisa, asal kita mau atau tidak.
Anak–anak Indonesia dalam apapun
keterbatasanmu. Kalian bisa kembangkan
talenta apa saja. Selama tidak ada kata menyerah dan putus asa dan tetap bekerja
keras di tengah keterbatasan yang ada. Dan
teruslah menjadi anak Indonesia yang
sebenarnya dengan memahami dan
menghormati kesepakatan bersama : Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Semoga kita “menjadi PEMENANG” dalam era kehidupan normal baru.
Mengakhiri sambutan ini, saya mengajak
seluruh warga bangsa untuk menyatukan tekad dan langkah, secara aktif dalam membangun Indonesia lebih baik. Semoga ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi dan meridhoi kita semua dalam mewujudkan cita–cita para pahlawan.Kobarkan semangat, tekad, dan
keyakinan para pahlawan. Jadikanlah pahlawan sebagai inspirasi di setiap langkah kehidupan kita. Aamiin YRA.
Turut Hadir Wakil Ketua TP PKK Bolmut, Dra, Hj Siti Safwania Djenaan, Wakapolres Bolmut Kompol. Kerri Utiarahman, Perwira Penghubung Bolmut Mayor Inf N. Nus Kaontole, Ketua Pengadilan Agama Boroko Muhammad Anwar Umar S.Ag, Beserta jajaran, Kepala Kementrian Agama Bolmut Basri Saenong, M.Pd, Asisten Adimistrasi Umum Bolmut Uteng Datungsolang S,Pd, M,Si, Para Staf Ahli dan Staf Khusus Bupati, Ketua KPUD Bolmut, Ketua Panwaslu Bolmut, Kepala Bank SulutGo Boroko Bolmut, dan Pimpinan OPD.(ram)







