Alumni Badan Tadzkir SMU Negeri 7 Manado Angkatan 1997 Gelar Bhakti Sosial dan Wisata Da’wah
KEGIATAN SOSIAL: Badan Tazkir Alumni SMU 7 Manado anjang sana panti asuhan.(foto:SSC)
SUARASULUT.COM,MANADO– Wujud pengabdian alumni Badan Tadzkir SMA Negeri 7 Manado angkatan 97 terhadap masyarakat, memperdalam spiritual dan wadah silaturahmi, digelar Bhakti Sosial dan Wisata Da’wah.
Demikian dikatakan Ketua Panitia Muhammad Syachrul, S.E, S.H,MSi
didampingi Sekretaris Panitia Upie Muzakir, S.P, M.Si dan Bendahara Miranti Lubis.

Lanjut Syachrul, kegiatan ini mengangkat tema Terbinanya Insan Pencipta, Pengabdi yang Bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya adil makmur di ridhai Allah SWT.
Kegiatan di awali Sabtu 16 Oktober 2021, di awali kunjungan dan berbagi dengan Panti Asuhan Al-Ikhwan Kombos Manado, dilanjutkan Wisata Da’wah
Minggu 17 Oktober 2021 di Pantai Tanjung Kelapa Desa Poopo Tanahwangko Kabupaten Minahasa.
Adapun peserta terlibat dalam pelaksanaan Bhakti Sosial dan Wisata Da’wah Alumni Badan Tadzkir SMA Negeri 7 Manado Angkatan 97 Tahun 2021 ini, Keluarga Besar Alumni Badan Tadzkir Sma Negeri 7 Manado Angkatan 97 yang berjumlah kurang lebih 50 Orang.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Tadzkir dr. Zainudin Wumu, Sp.B menambahkan perkembangan dan moderenisasi zaman adalah suatu hal yang tidak bisa kita hindarkan. Arus globalisasi yang semakin deras menuntut generasi muda berlari kencang mengikuti perkembangan zaman yang semaking pesat.
Perkembangan zaman yang begitu pesat membuat generasi muda harus benar-benar pandai dalam memilih dan memilih mana yang positif dan mana yang negative agar tidak terjadi degradasi moral, akhlak dan nilai – nilai agama.
Untuk itulah diperlukan kegiatan-kegiatan positif dalam motivasi dan semangat agar generasi muda mampu mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya khususnya dalam hal berwacana semakin majunya zaman semakin luas wacana yang ada.

Menjembatani suatu wadah sebagai motor yang bisa mendrive dan membawa Alumni Badan Tadzkir SMA Negeri 7 Manado Angkatan 97 kearah positif, kritis dan inofatif sehingga menjadikan dirinya sebagai insan yang kuat dalam hal mental fisik maupun fikiran yang ada dalam dirinya dan bisa mentrainer suatu golongan untuk menjadi lebih kritis, kreatif dan peduli terhadap sesama.
“Merealisasikan hal tersebut maka Alumni Badan Tadzkir SMA Negeri 7 Manado Angkatan 97 mengadakan kegiatan sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat,” pungkas dr. Zainudin Wumu.(wal/*)
