PTMT SMPN 5 Hanya Menggunakan 1 Sift dan Perketat Prokes

oleh -194 views
PTMT: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado sudah mengijinkan Sekolah untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dengan memenuhi persyaratan dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri Republik Indonesia (RI).(foto:SSC)


SUARASULUT.COM,MANADO—Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado sudah mengijinkan Sekolah untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dengan memenuhi persyaratan dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri Republik Indonesia (RI).

Salah satu sekolah adalah SMP Negeri 5 Manado yang di pimpin langsung oleh Ratna Dewi Bauty MPd. Sekolah yang berlokasi di kecamatan Tuminting ini sudah melakukan PTMT. Menurut kepsek pembelajaran di lingkungan sekolah harus memperhatikan kettt protokol kesehatan, dan mendapatkan ijin dari orang tua,” sesuai aturan Dikbud Manado pelaksanaan PTMT hanya menggunakan 1 Sift dengan junlah siswa dari 25% dalam 1 hari.” Ucap Bauty.

Ditambahkannya bahwa pelaksanaan PTMT itu persyaratan juga harus guru,Staff dan siswa yang sudah di Vaksinasi, yang belum melaksanakan vaksinasi akan melakukan pembelajaran secara Daring. ” Pihak sekolah sudah mengumumkan kepada orang tua siswa agar bekerja sama untuk melaksanakan vaksinasi untuk tingkat pelajaran nanti, karena pihak sekolah tidak mau ambil resiko atau menjaga tidak terjadi kelompok sekolah penyebaran virus Covid-19.” Terangnya pada awak media saat di temui.

Pada saat pemantauan terlihat juga ada siswa yang datang untuk mengambil buku dan tugas pembelajaran untuk melaksanakan pembelajaran secara Daring.

Sesuai data yang masuk siswa yang sudah melaksanakan vaksinasi sudah mencapai 60%.

Dalam penjelasan juga oleh Kepsek bahwa awalnya pihak sekolah sudah melakukan kerja sama dengan Puskesmas Tuminting untuk melaksanakan PTMT dan Vaksinasi, tetapi ada beberapa orang tua yang masih takut untuk melaksanakan vaksinasini kepada anak mereka. ” Tetap pembelajaran secara Daring tidak beda dengan pembelajaran Luring disekolah, tetapi cara pelayanannya saja yang membedakan. Pembelajaran Luring di sekolah dengan terbatas dan di ajarkan oleh guru tetapi kalau daring guru hanya menjelaskan secara Online dan mengasih tugas dengan menggunakan modul pembelajaran” Kunci Kepsek.(AgungSugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.