SUARASULUT.COM,MANADO—Mengingat wabah pandemi Covid-19 hingga kini belum usai, dimana berbagai dampak negatif yang telah dirasakan tidak hanya lumpuhkan sektor ekonomi dan kesehatan semata.
Menyikapi kondisi ini, KKT 128 Posko Tuminting 1 dengan Koordinator Dr.Ir.Rignolda Djamaludin, Pengawas Prof.Dr.Welly Areros,M.Si, Dosen Pembimbing Lapangan Dra.Rosijanih Arbie,M.Hum menggelar diskusi lewat webiner dengan tema Membangun Resiliensi Masyarakat Dalam Menghadapi Tantangan di Era Pandemi Covid 19.
Kegiatan yang akan berlangsung Kamis (26/08/2021) menghadirkan pemateri Dr. Abdurrahman Konoras,SH.,MH.
Konoras yang juga koordinator Majelis Wilayah Kahmi Sulut, saat disentil dengan tema disodorkan panitia mengatakan memang dampak ekonomi telah memukul semua sektor. Termasuk penutupan sekolah. Dengan situasi ekonomi memburuk juga membuat banyak anak dianggap sebagai beban keluarga.
Faktanya, kebijakan penutupan sekolah banyak orang tua merasa kebingungan untuk melakukan pembelajaran anak di rumah. Tidak hanya itu, peningkatan angka perkawinan dini terjadi karena terbatasnya ekonomi, para orang tua tidak sanggup untuk membeli gadget (handphone) serta kuota untuk pembelajaran daring (online) meskipun sudah mendapatkan bantuan kuota dari Kemendikbud, nampaknya belum sepenuhnya mencukupi.(wal)





