SUARASULUT.COM,MANADO– Warga Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, sorot keamanan. Pasalnya, Keamanan di kelurahan Paniki Dua, belakangan ini kurang mendapat perhatian pemerintah setempat.
Dampaknya, maling mulai beraksi di rumah warga. Seperti pengakuan, Didi, warga yang tinggal di kawasan Pasar Perum Paniki Dua.”Dini hari kemarin rumah saya disatroni maling, beruntung istri dan kelaurganya sempat terjaga dari tidur, sehingga si maling gagal mengasak isi rumah,” aku Didi.
Menurutnya, Pemerintah Kelurahan melakukan deteksi dini semua aktivitas warga, terutama pendatang. Apalagi di ketahui di Paniki Dua ada pasar tradisional.
“Tanpa menskreditkan warga luar yang datang berjualan, namun pemerintah Kelurahan maupun Kecamatan, harus mengetahuinya. Ini guna mengantisipasi jangan sampai berjualan hanya kedok, tetapi tujuan utamanya hanya mempelajari situasi untuk beraksi kejahatan seperti mencuri,” tegasnya.
Senada dengan Didi, Rommy warga setempat juga meminta pamerintah kelurahan proaktif soal keamanan. Apalagi di Paniki Dua ada pasar tradisional.” Sebaiknya semua yang datang berjualan terutama pedagang musiman harus sepengetahuan pemerintah kelurahan, apalagi pasar Perum Paniki, bukan pasar resmi dari Pemerintah,” tegasnya.
Lanjut Didi dan Rommy, sebaiknya mencegah daripada bertindak setelah kejadian.”Kami meminta pemerintah kelurahan dan Kecamatan juga menertibkan para penjual yang sudah berjualan di sepanjang badan jalan masuk ke Pasar. Karena ini berdampak kemacetan. Sebaiknya semua penjual masuk ke area pasar,” harap keduanya, sembari kembali meminta, Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan memperhatikan keamanan sehingga warga dapat terhindar dari hal-hal tidak di inginkan.(red/*)





