Sudah 142 Kantong Berisi Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air SJ 182 Dievakuasi

oleh -31 views

SUARASULUT.COM – Hingga hari kelima Operasi pencarian dan penyelamatan Sriwijaya Air SJ 182 sudah terkumpul sebanyak 142 kantong berisi potongan tubuh, 31 kantong kecil yang berisi serpihan pesawat, dan 28 potongan besar pesawat.

Demikian disampaikan Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito di JITC 2, Tanjung Priuk, Rabu, 13 Januari 2021.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR yang hari tetap semangat, yaitu dari TNI-Polri, Bakamla, KPLP, dan yang lainnya,” kata dia, dikutip dari situs Pikiran Fakyat.Com.

“Walaupun cuaca saya anggap tidak mendukung atau kurang mendukung, namun di sela-sela cuaca yang kadang-kadang bagus dan tidak, masih tetap semangat melaksanakan operasi pencarian atau operasi SAR,” katanya.

Besok kata dia, kegiatan SAR tetap dilaksanakan di area yang sama dengan melebarkan area untuk pencarian evakuasi korban, itu sebagai prioritas. Termasuk juga serpihan-serpihan material dari pesawat.

“Dan kita mungkin memperkecil untuk area-area yang sudah seperti CVR, karena sudah ada pointer sebelumnya di area mana kira-kira akan ditemukan,” ungkapnya.

Disebutkannya besok, yang akan bermain untuk pelaksanaan itu tetap sama, oleh KN Baruna Jaya, yang besok bersama KNKT akan melaksanakan pencarian.

“Dari tim SAR gabungan akan tetap melaksanakan operasi SAR besok dengan semangat, dengan prioritas pada evakuasi korban. Tentunya tidak kalah penting CVR dan material-material pesawat lainnya,” kata dia.

Kemarin Operasi pencarian Sriwijaya Air SJ 182 di hari keempat pada 12 Januari 2021 membuahkan hasil setelah ditemukannya black box atau kotak hitam pesawat.

Dalam konferensi pers, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, anggotanya telah menemukan black box, yakni bagian Flight Data Recorder (FDR).

“Sesuai dengan perkiraan yang sudah ditentukan, telah ditemukan bagian dari Flight Data Recorder (FDR) . Bagian ditemukan justru pecahan,” kata Panglima Hadi Tjahjanto.

Ia mengatakan FDR pesawat ditemukan pukul 16.00 WIB dan agar terus mencari Cockpit Voice Recorder (CVR) yang kemungkinan besar di wilayah perkiraan.

“Pukul 16.40 WIB KSAL melaporkan kembali bahwa FDR sudah ditemukan dan dilaporkan pula bahwa underwater ditemukan sebanyak 2. Artinya satu lagi Cockpit Voice Recorder masih perlu dicari dengan perlu tanpa bantuan (underwater locator beacon),” kata Panglima Hadi Tjahjanto.(red/*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *