Aniaya Keponakan Wakapolres, Penjaga Sekolah Dijeblos ke Sel

oleh -15 views

SUARASULUT.COM, TALAUD – Kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud. Kali ini korban dialami oleh Siswa di salah satu SMP Beo berinisial CB (13). Kasus kekerasan itu dilakukan oleh seorang penjaga sekolah tersebut berinisial FS Alias Feliks (47) yang berstatus sebagai Pegawai Honorer beralamat di Desa Lobbo 1 Kecamatan Beo Utara.

Alhasil akibat dari Penganiayaan tersebut korban mengalami kesakitan pada bagian lehernya, korban yang merupakan keponakan dari Wakapolres Kepulauan Talaud, langsung melaporkan perbuatan FS kepada orang tuanya. Tidak terima dengan perbuatan pelaku kepada anaknya, orang tua korban langsung melapor ke Polsek Beo.

Kronologis kejadian berawal Pada hari selasa 03 Oktober 2020 sekitar pukul.07.30 wita, dimana pada saat akan apel pagi di Sekolah, korban CB (13) yang adalah merupakan siswa SMP Negeri di Lobbo pada saat itu berada di sungai bersama dengan temannya dengan maksud menemani temannya yang sedang buang air besar, ketika lonceng bel sekolah berbunyi Pelaku yang merupakan penjaga sekolah mendapati korban masih berada di luar lingkungan sekolah dan memanggil korban dan temannya, saat itu juga kemudian menyuruh masuk ke ruang kelas namun secara tiba tiba Pelaku langsung menedang korban dan mengenah pada bagian tengkuk (leher bagian belakang).

atas kejadian tersebut korban mengalami kesakitan pada bagian leher dan dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi pelaku sempat sebelumnya juga sering menganiaya siswa – siswa yang lain.

Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kapolsek Beo Ipda Johan Atang saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Pelaku diduga telah melakukan Penganiayaan terhadap anak yang masih dibawah umur sehingga telah di amankan di Mapolsek Beo dan nantinya akan di jerat dengan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

” Atas dasar aduan orang tua korban, keluarga dan laporan resmi serta pemeriksaan saksi akhirnya pelaku diamankan di Polsek Beo dan dilakukan penyidikan” Tutup Kapolsek Beo Ipda Johan Atang.(Oke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *