SUARASULUT.COM,MANADO– Jika seorang calon kepala daerah mengeluarkan biaya di atas Rp.50 Milyar untuk mendapatkan jabatan, maka sudah di pastikan uang yang di keluarkan tidak akan bisa di kembalikan dari Gaji dan Tunjangan nya selama 5 tahun menjabat. Bagi yang masih memikirkan harga diri, akankah suara yang sekali lima tahun itu hanya dihargai dengan uang Rp100 ribu, Rp250 ribu atau bahkan Rp1 juta mungkin? Sebegitu murahkah harga suara masyarakat itu?
Ini koreksi serta introspeksi bagi kita semua, baik yang selama ini pernah memberi ataupun menerima. Setelah itu, seandainya mereka duduk, mereka lupa dengan visi misinya, meningkatkan kualitas pendidikan? membantu sarana ibadah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan agenda besar yang justru lebih penting bagi kemaslahatan masayrakat banyak.
Dan setelah lima tahun, mereka datang lagi ke masyarakat dengan politik uang tadi? dan begitu seterusnya? Kapan nasib bangsa, negara dan masyarakat akan berubah, kalau tradisi buruk ini tidak kita rubah sejak dini. Baik bagi yang terbiasa memberi maupun bagi yang terbiasa menerimanya, ini salah, ini tidak baik, dan ini merusak.
Karena itu kita semua, mulai dari diri sendiri, keluarga, tetangga, handai taulan, harus merubahnya. Kalau tidak kita yang merubah, siapa lagi? Ini semua demi demokrasi yang lebih baik, dan tentunya juga demi harga diri masyarakat, harga diri Bangsa.
Jika masyarakat masih Pragmatis dan lebih memilih kepala daerah karena
uang dan Sogokan, sudah di pastikan bahwa kita tidak akan mendapatkan pemimpin yang benar-benar merakyat dan tidak Korupsi. “Saran saya jika ingin melihat pemimpin itu benar-benar dari Tuhan, maka lihatlah, apakah calon kepala daerah tersebut membayar harga diri anda dengan uang, atau calon tersebut datang blusukan dan tunjukan Visi dan Misi ingin membangun kota Manado. Memilih kepala daerah bukan karena partai nya apa, tetapi karena figur nya siapa. Lihat Track record selama menjabat. Karena Rakyatlah yang menentukan siapa yang akan memimpin. Pilih yang benar, dan berdoa sebelum memilih,” pesan Jurani Rurubua, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado. (sandy/*)





