SUARASULUT.COM,MINSEL – Anggaran Dana Desa atau Dandes Ranoketang Tua, Minahasa Selatan tahun 2020, menyasar sejumlah program. Selain Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau (BLT-DD) yang menjadi hal wajib di tengah pandemi covid19, desa yang dipimpin Hukum Tua, Alvi Ulaan ST ini juga memfokuskan anggaran pada pembangunan fisik.
Dikatakan Alvi, penganggaran BLT-DD, merupakan amanat Permendes Nomor 6 tahun 2020 terkait pandemi covid19 yang peruntukkannya bagi keluarga miskin, rentan penyakit menahun dan keluarga terdampak yang mengakibatkan kehilangan pencaharian.
“Selain BLT-DD, pemerintah dan masyarakat juga tetap fokus pada pembangunan fisik untuk mendongkrak pendapatan warga agar dapat membantu masalah perekonomian masyarakat,” urai Alvi.
Mantan Lurah Lewet yang kini juga menjabat Kabid Kominfo Diskominfo Minsel mengatakan, adanya BLT-DD dan pembangunan fisik yang tertata dalam APBDes Ranoketang Tua, patut disyukuri Pemerintah Desa bersama BPD maupun masyarakat.
“Kami sangat bersyukur karena masyarakat bisa merasakan manfaat Dana Desa melalui program BLT DD maupun pekerjaan fisik yang sudah dan akan berlangsung pekan ini. Harus diakui, situasi covid19 ini, semua serba sulit, mulai rasa kuatir dan rasa ketakutan akibat penyebaran virus corona yang tidak dapat dikendalikan sehingga membuat masyarakat Ranoketang Tua suit melakukan aktivitas seperti biasanya,” tandas Alvi.
Lanjut dikatakan Alvi, kegiatan padat karya tunai atau PKTD jadi solusi untuk mengatasi situasi sulit saat ini, karena melalui program tersebut, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan.
“PKTD ini, untuk membangun drainasse di Jaga III, Gedung Perpustakaan Desa disamping Gedung RBM dan Rehabilitasi Balai/Kantor Desa dan pemasangan instalasi listrik RBM. Untuk Saluran/Drainasse anggarannya Rp. 37.662.500 , pembangunan Gedung Perpustakaan Desa Rp. 62.847.659, Rehabilitasi Kantor Desa Rp. 29.000.000 dan Pemasangan Instalasi Listrik RBM Rp. 33.777.480,” pungkas mantan Kabid Sosbud Bappeda Minsel ini.(yan)

