Maknai Ramadhan, Amalia Landjar Berbagi Takjil dan Masker di Bongkudai

oleh -683 Dilihat
Amalia Landjar berbagi berkah di bulan suci ramadhan.(yudi)

SUARASULUT.COM,BOLTIM– Momentum puasa Ramadhan 2020/1441 Hijriah seyogyanya dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mencari amal.

Setidaknya ini yang dilakukan figur milenial Amalia Ramadhan Landjar SKM, selaku Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) demi mengabdikan dan mendedikasikan diri kepada warga masyarakat Boltim.

Berdasarkan pantauan media ini, Senin (11/5/2020), Amalia R Landjar turun langsung, jawab tantangan pemuda Bongkudai Bersatu. Berbagi takjil, dan masker secara gratis, di jalan raya Bongkudai Bersatu (sore tadi-red).

“Mohon bantuan ini tidak lagi dipolitisir menjadi pencitraan karena momen politik yang sejatinya dilaksanakan 23 September 2020 ini sudah di tunda akibat Pandemi Covid-19.
Jadi, bantuan yang saya berikan di keimanan ini murni atas dasar kepedulian saya sebagai anak negeri yang ingin berbagi terhadap sesama menjelang bulan Ramadhan,
Sebab sebagaimana keyakinan yang saya imani sebagai umat Muslim bulan Ramadhan ini merupakan bulan penuh berkah dimana setiap amalan yang dilakukan akan dibalas dengan beribu-ribu pahala dari Allah SWT,” ungkap Amalia.

Aksi sosial ini, menuai respon positif dari pengurus tokoh pemuda Bongkudai, Jamal Mamonto, yang menantang Amalia, mengakui keberanian ketua KNPI yang turun langsung berbagi takjil. “Terlepas dia bakal Calon Bupati Boltim, dia berani turun langsung kepada masyarakat, berbagi takjil, masker secara gratis, dan mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah,” ucap Jamal.

Menurutnya, sebagai sesama kader milenieal kepedulian Amalia R Landja sangat mengispirasi dirinya sebagai kaum milenieal.

“Sangat suka dengan sepak terjang Ketua KNPI (Amalia R Landja,red) sebab figur yang masih muda seperti ini, kepedulianya untuk berbagi dan ingin memberi terhadap sesama sangat besar, semoga Allah membalas dengan ganjaran pahala yang berlimpah,” ujar Mamonto seraya mendoakan agar cita-cita yang di inginkan Amalia terkabul.
Deretan aksi sosial yang dilaksanakan seorang Amalia Landja untuk saling berbagi di tengah Covid-19, memang menuai kontroversi namun niat untuk bekerja nyata mengabdikan diri dan melayani terus dilakukan tak harus menunggu menjadi Bupati.

“Sedari kecil ibu dan ayah saya sudah mengajarkan untuk saling berbagi dan membantu dalam kondisi apapun, baik senang maupun susah ini yang sudah ditanamkan ke saya,” pungkas Ama sapaan akrabnya (yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.