SUARASULUT.COM, BOLTIM– Pandemi Corona Covid-19, yang mengguncang dunia, membuat tim medis harus tampil paling depan, selaku garda terdepan harus menggunakan perlengkapan perang untuk menangkis wabah corona yang akan menyerang tim medis, Alat Pengaman Diri (APD) yang manjur dalam situasi saat ini.
Kepedulian terhadap tim medis, cahaya terang datang dari gedung parlemen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Selasa (5/05/2020) Dapil I terbagi beberapa tim, turun langsung ke Puskesmas-Puskesmas untuk melihat apakah Alat Pelindung Diri (APD) sudah siap di Puskesmas.

Tim Wakil Ketua Dewan Muhammad Jabir, bersama Personilnya, Sunarto Kadengkang, Kevin Sumendap serta Wilken Rareho, SH. Meninjauan Puskesmas di wilaya kecamatan Motongkad dan Nuangan, menanyakan persiapan penanganan Covid-19 di Puskesmas Motongkad.
“Apakah APD cukup? Biaya operasional tim medis cukup? Dan bagaimana kesiapan pihak Puskesmas apabila ada PDP,” tanyanya kepada Kepala Puskesmas Motongkad dr Helmi Lasama.
Pertanyaan yang sama pun dilontarkan anggota DPRD Boltim Sunarto Kadengkang. Sunarto Kadengkang mengatakan, pihaknya sebagai legislatif ikut mengawasi baik anggaran maupun program pelayanan Puskesmas untuk masyarakat.

“Jangan sampai nanti akan timbul beragam keluhan masyarakat tetkait penanganan medis yang sudah dianggarkan, dan jangan sampai ada penyelewengan anggaran operasional yang diperuntukan untuk penanggulangan Covid-19, baik untuk pengadaan APD hingga biaya operasional petugas medis khusus Covid-19,” ucapnya.
Menyikapi hal itu, Kepala Puskesmas Motongkad dr. Helmi Lasama menegaskan, Puskesmas Motongkad tidak ada rawat inap, namun tetap memiliki ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk di pakai tenaga medis.
“Di Puskesmas Motongkad hanya memberlakukan rawat jalan, tapi kami tetap memiliki APD dan untuk saat ini Alat Pelindung Diri (APD) di Puskesmas kami sangat siap dan cukup,” ucapnya.
Ia menjelaskan, mendaratnya Alat Pelindung Diri (APD) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim kapada kami, hanya dipakai oleh petugas medis tidak untuk umum.
“Sesuai protab Covid-19 APD digunakan saat mengunjungi Orang Dalam Pengawasan (ODP), saat mengunjungi dan memeriksa ODP kami harus menggunakan APD lengkap,” ucapanya.
Ia menambahkan, APD lengkap di Puskesmas Motongkad di antaranya, hanskun 8 dos, hanskun steril 2 dos, alkohol 17 botol, masker 25 dos, baju hasmat I sebanyak 4 pcs, baju hasmat II sebanyak 3 pcs dan baju APD biasa sebanyak 30 pcs. Pungkas Lasama (yudi)





