Kasihan…Merasa Kesal Dijemput Petugas Dinkes Pakai APD, Warga Bitung Minta Ditembak

oleh -583 Dilihat
pihak Dinas Kesehatan datang menjemput kembali dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.(ist)

SUARASULUT.COM, BITUNG- Seorang warga Kota Bitung, merasa kecewa, karena sudah dua kali pemeriksaan sweb test dan hasilnya negatif, dan sudah di izinkan pulang ke rumah dan langsung melakukan kontak erat dengan keluarga.

Tapi ia merasa kesal saat pihak Dinas Kesehatan datang menjemput kembali dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, ia menolak ikut dengan alasan, sudah dua kali pemeriksaan dengan hasil negatif dan pihak RSU Prof Kandouw sudah mengijinkan pulang.

Karena bentuk ke kecewaannya ia meminta agar ditembak saja saat akan masuk ke ruang isolasi RS Kandou Manado.

Kekesalan itu dengan alasan sudah melakukan kontak erat dengan istri dan anaknya.

Dalam video beredar, menjelaskan kalau sudah diizinkan pulang, dan Rabu (08/04/20) malam, dijemput Dinas Kesehatan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Salah satu tokoh pemuda kota Bitung Roy Karundeng mengatakan, pihak rumah sakit jangan gegabah mengizinkan pasien pulang dengan status belum pasti, apalagi menurutnya sudah melakukan kontak erat dengan istri dan anaknya, inikan suatu kesalahan besar.

“Ini benar-benar kecorobohan, seharusnya pihak RSU Kandouw, jangan izinkan pulang sebelum ada hasil pasti. Kasihan warga Bitung yang telah melakukan kontak erat,” ujar Roy.

Menurut juru bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel dirilis beberapa media, Dandel menjelaskan bahwa sebelumnya pernah dirawat di RSUP Prof Kandouw, dan telah diperiksa dengan sweb test, hasilnya negatif.

Selanjutnya di lakukan pemeriksaan kedua di laboratorium tempat pemeriksaan sampel di Jakarta menemukan kecurigaan. Tapi sudah terlanjur diizinkan pulang.

Dalam berapa pemberitaan, Dandel juga mengatakan telah terlanjur mengeluarkan warga tersebut dari rumah sakit karena pemeriksaan sebelumnya negatif, tapi ada hasil baru .

Sementara itu, Informasi di dapat oleh media ini, warga tersebut telah melakukan kontak erat dengan sekira 35 orang di Bitung.

Kadis kesehatan kota Bitung dr Jeanette Watuna saat dikonfirmasi, mengatakan saat ini warga tersebut sudah di isolasi di Irina F RSU Prof Kandouw. Dan ia meminta agar seluruh warga Kota Bitung mengikuti protokol kesehatan dan rajin cuci tangan, jaga jarak tatap tinggal di rumah dan jangan panik.(angky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.