SUARASULUT.COM,BOLTIM — Makin dekatnya pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Boltim membuat bakal calon Bupati maupun bakal calon Wakil Bupati yang telah mendaftar di Partai Politik, hatinya makin berdebar.
Apakah bisa mengantongi SK atau tidak. Tak terkecuali para bakal calon mendaftar di Partai NasDem.Berhembus kabar jika partai besutan Surya Paloh, untuk Pilkada Boltim yang akan dihelat 23 September 2020, menyatuh dengan Partai Amanat Nasional (PAN).
Aroma NasDem dan PAN mulai lengket makin nampak. Namun demikian Oga Pontoh, Ketua Bidang Pemenangan Partai Nasdem Boltim, tetap optimis partainya bisa mengusung calon walaupun harus mencari satu kursi untuk teman koalisi.
“Sejauh ini NasDem masih optimis bisa mengusung calon bersama teman koalisi. Sehingga semua calon yang sudah terjaring punya peluang diusung,” tegasnya.
Terkait Ketua DPD NasDem Boltim yang telah menerima tawaran menjadi staf khusus Bupati Boltim, bukan menjadi indikasi NasDem akan satu perahu dengan PAN? Oga mengaku itu tidak jaminan partainya bergabung PAN.”Saya optimis NasDem mengusung calon bersama kawan koalisi,” tegasnya sembari masih enggan menyebut partai yang akan berkoalisi.
Terpisah, Ketua DPD Pantai Nasdem Deval Pontoh, mengaku dirinya terima tawaran Bupati Sehan Landjar, menjadi staf khusus, bukan berarti menjadi jawaban partainya koalisi dengan PAN.
Lanjutnya, ia menerima tawaran dari Bupati setelah tiga kali ditawarkan. Alasan menerima semata-mata untuk mengabdi bagi masyarakat Boltim.
“Saya menerima tawaran ketiga kalinya menjadi staf khusus Bupati, demi membantu pekerjaan Bupati bagi pemerintah dan terlebih khusus masyarakat Boltim,” tegas pria pernah menjabat anggota DPRD Boltim itu.(yudi)





