SUARASULUT.COM AIRMADIDI- Belum di tetapkannya APBD di Kabupaten Minahasa Selatan(Minsel) menjadi polemik sampai saat ini. Apalagi di tahun ini ada agenda politik pemilihan gubernur dan bupati.
Sejumlah masyarakat baik aktivis, LSM dan Anggota Dewan Sulut dapil Minsel mempertanyakan bagaimana pelaksanaan pemilihan Gubernur dan pemilihan Bupati nanti.
Herwyn Malonda, Ketua Bawaslu Sulut kepada sejumlah wartawan di Sutan Raja Hotel Sabtu (29/02/20) mengatakan, dalam penganggaran peraturan Mendagri No 54 tahun 2019, pertanggungjawab anggaran adalah di kabupaten kota, kecuali kabupaten kota tidak sanggup mentalangi, berarti Propinsi harus mentalangi, Karena di Minsel ada juga pemilihan Gubernur.
Malonda mengaku saat ini sedang berkoordinasi dengan KPU karena ada pembatasan waktu. Dan salahsatu alasan pemilihan belum terlaksana adalah ada gangguan lainnya, gangguan lainnya termasuk masalah anggaran, Tidak mungkin seluruh kabupaten kota melaksanakan pemilihan Gubernur dan di Minsel tidak, dan ini semua Saling berkaitan. Seandainya hal terburuk terjadi, tetap pemilihan gubernur di Minsel harus dilaksanakan dengan dibiayai Propinsi dan pemilihan Bupati belum.
Herwyn juga berharap Pemerintah Propinsi untuk memikirkannya, karena di Minsel juga ada pemilihan Gubernur. “Kami berharap pemilihan gubernur dan bupati di Minsel bisa terlaksana,” tutup Malonda.(frankypungus)





