SUARASULUT.COM,MANADO– Laga kandang perdana Persipura Jayapura di Stadion Klabat, Minggu (1/03/2020) sore, berbuah poin sempurna.
Bermain dihadapan pendukungnya kolaborasi warga Sulut dan Papua di Nyiur Melambai, tim besutan Jecksen F Tiago, sukses membenamkan ambisi tamunya PSIS Semarang, dengan skor akhir 2-0.
Kemenangan tim berjuluk Mutiara Hitam, dipersembahkan Boaz Salossa dan Gunansar Mandowen di babak kedua.
Bermain dihadapan sekira 9000-an pendukungnya sejak Kick Off, Boaz Salossa dan kawan-kawan dengan kerjasama cukup apik antar lini, mampu membuat tim tamu kewalahan.
Berkat ketenangan tim tamu, memasuki pertengahan babak pertama jual beli serangan terus tersaji. Dengan mengandalkan serangan sayap kiri dan kanan ditopang pergerakan lini tengah cukup apik, sangat merepotkan tim tuan rumah. Hingga peluit tanda babak pertama selesai, skor tak berubah 0-0.
Babak kedua Jaksen terus memotivasi pemain, dan melakukan pergantian. Menit ke-12 dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang PSIS Semarang, Boaz Salossa sukses memecah kebuntuhan dan mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal 0-1, PSIS terus bangkit namun sayangnya memasuki injuri time justru kembali kebobolan lewat kaki Mandowen. Kedua gol Persipura tak lepas dari peran Sylvano Comvalius. Hingga peluit panjang dibunyikan skor tak berubah 2-0 bagi Mutiara Hitam.
Pelatih Persipura Jacksen F Tiago, saat konferensi pers mengatakan poin sempurna ini tak lepas dukungan dari warga Nyiur Melambai.”Dukungan warga Sulut membuat kami seperti bermain di Jayapura,” tegas Jacksen sembari menambahkan poin sempurna ini akan terus dipertahankan di pertandingan selanjutnya.
Lepas poin sempurna yang diraih Jacksen mengaku tetap melakukan evaluasi.”Kita akan terus berbenah.Harus diakui babak pertama skema yang diharapkan belum maksimal.
Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, mengaku bangga dengan sambutan warga Sulut. Terkait pertandingan kita terima hasil yang ada.”Persipura tim berkualitas,” akunya sembari menambahkan saat pertandingan sempat beberapa kali melakukan protes terhadap pengadil lapangan. Menurutnya pemain Persipura Handsball di kotak penalti tapi tak digubris wasit. Begitu juga, beberapa kali pemain Persipura terjebak offside tetapi lagi-lagi kurang perhatian wasit.(wal)



