Tulude Jemaat GMIM Baitel Batusaiki, Ini Pesan Gubernur

oleh -523 Dilihat

SUARASULUT.COM,MANADO– kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Jenry Sualang SPd MAP mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE pada Ibadah Syukur dan Pesta Adat Tulude Keluarga Besar GMIM Baitel Batusaiki Manado.

Jenry Sualang menyampaikan pesan Gubernur Olly pada jemaat setempat, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur Olly menyampaikan selamat atas pelaksanaan rangkaian acara syukur jemaat.

“Semoga momentum syukur ini, akan semakin memperkuat komitmen Jemaat GMIM Baitel Batusalki untuk tetap setia dalam pelayanan, serta dalam berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan daerah,” kata Gubernur Olly.

Sebagai umat percaya, dapatlah diimani bahwa segala hal yang terjadi di dalam kehidupan, baik itu kabar sukacita maupun permasalahan dan pengumulan hidup adalah rencana indah Tuhan bagi masa depan umat-Nya.

“Kita tidak saja diberikan kemampuan, potensi dan talenta untuk mengarungi kehidupan ini, tapi juga diberi pengharapan yang pasti, bahwa kuasa dan penyertaan Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. Karenanya, menjadi suatu kewajiban dan kebutuhan bagi kita agar selalu mengucap syukur kepada Tuhan atas setiap perkara yang kita alami,” kutip Sualang.

Oleh sebab itu, melalui Ibadah Syukur dan Pesta Adat Tulude 2020, segenap komponen Jemaat GMIM Baitel Batusaiki justru telah mampu mengungkapkan syukur kepada Tuhan.

Namun sebagai umat Kristiani, diingatkan bahwa perayaan syukur ini, tidak sebatas seremonial, tapi dapat dijadikan momentum strategis untuk mengevaluasi dan merefleksikan kembali, sejauh mana keberhasilan dan kekurangan yang dihadapi dalam perjalanan jemaat, sehingga dapat menjadi pengalaman dan pelajaran berharga yang dapat diperbaiki di masa mendatang.

“Kiranya Jemaat GMIM Baitel Batusaiki mampu menjadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mampu untuk menjalin kemitraan dengan sesama warga Jemaat, dalam rangka menciptakan pelayanan yang penuh damai sejahtera,” pesan Gubernur Olly.

Secara nyata, Jemaat GMIM Baitel Batusaiki ditantang untuk dapat menghadirkan langkah pelayanan yang dampaknya tidak hanya dapat dirasakan dalam tembok gereja, namun dapat turut dirasakan masyarakat sekitar, bahkan juga kontributif bagi perkembangan pembangunan bangsa dan daerah.

“Dalam konteks pembangunan daerah, perlu saya informasikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sedang menerapkan berbagai program prioritas, salah satunya pembangunan dan pengembangan pariwisata yang juga menjadi leading sector pembangunan Sulawesi Utara untuk menjadi pintu gerbang Indonesia di Kawasan Pasifik atau Pacific Gateway,” terangnya.

Terkait pembangunan di sektor pariwisata, maka perlu disampalkan bahwa strategi membuka penerbangan langsung rute internasional dari 8 kota besar di China dan Davao Filipina terbukti berhasil.
Pada periode Januari sampai dengan November 2019 saja, tercatat 118.884 Wisatawan Mancanegara yang berkunjung ke Sulawesi Utara.

Dampak dari tingginya angka kunjungan Wisatawan Mancanegara cukup besar, dan telah mampu turut mengurangi angka kemiskinan di Sulawesi Utara dari sebelumnya sebesar 8,89% pada tahun 2015 menjadi 7,51% di tahun 2019.

Namun demikian, masih ada beberapa kendala, khususnya di sektor-sektor pendukung pariwisata, seperti masih kurangnya tour guide berbahasa Mandarin, bisnis oIe-ole dan cendera mata, travel agent yang sesuai selera turis manca negara. dan lain sebagainya.
Manjadi harapan, berbagai kendala harus dicarikan solusi dan dilirik sebagai peluang bernilai ekonomis oleh warga GMIM,(wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.