Sehan Landjar Kartu “Joker” di Pilgub Sulut 2020

oleh -400 Dilihat

SUARASULUT.COM,MANADO– Pengamat Politik Sulawesi Utara, Taufik Tumbelaka memandang sosok Sehan Landjar bisa menjadi sebagai kartu “Joker” diajang perhelatan Pilkada Gubernur Sulut 2020.

Artinya figur yang saat ini sedang menjabat Bupati Boltim memiliki peluang besar di usung untuk papan dua. Pun ketika sosok ini memutuskan tak maju, tetapi partai yang akan jadi pilihan untuk di dukung berpeluang jadi bintang.

“ Sehan adalah pribadi yang cukup populer di tengah-tengah masyarakat tak hanya Boltim tetapi secara umum di daerah Nyiur Melambai. Terlebih dirinya aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat Bolmong memperjuangkan pemekaran Provinsi BMR, selain juga sangat kuat di media,” ujar Tumbelaka menganalisa.

Peluang “Joker” menurut Taufik juga ada pada diri Yasti Soeprojo Bupati Bolmong.

“Dua orang itu memiliki kans besar untuk bisa memenangkan Pilgub 2020, artinya siapa saja yang berpasangan dengan dua orang tersebut pasti berpeluang menang,” kelakar pria jebolan Ilmu Politik UGM.

Melihat peta politik di Sulut belakangan ini, Pilgub 2020 akan tersaji tiga kekuatan dahsyat. Ada barisan PDIP, NasDem dan Golkar Cs.

Di PDIP jauh-jauh hari telah mendeklarasikan Olly Dondokambey calon tunggal, di NasDem terus menguat Vicky Lumentut, Vonny Panambunan dan sejumlah figur lainnya. Sedangkan Golkar menjagokan srikandinya Tetty Paruntu.

Merujuk nama-nama bakal Calon gubernur tersebut, maka Bolmong Raya dikenal punya lumbung suara sangat signifikan menjadi salahsatu daerah penentu kemenangan.

Melihat peta ini, seperti sudah di tegaskan ada dua figur sentral di BMR. Masing-masing sosok Sehan Landjar dan Yasti Soeprojo.

Tumbelaka berpendapat Sulut membutuhkan sosok yang mampu memperhatikan dua hal, yaitu seorang pemimpin yang mendukung program keberagaman atau kebhinnekaan seperti yang dicanangkan oleh presiden. “Cagub dan cawagub harus mampu merangkul semua,” ucapnya.

Pemimpin Sulut, lanjut Tumbelaka, adalah dia yang berkarakter kuat, berbeda dengan yang lain. “Artinya dia adalah sosok yang memiliki karakteristik tersendiri dan memiliki jaringan luas karena Sulut itu luas sekali sehingga bisa menjangkau semua,” tuturnya.

“Nah, potensi ‘Joker’ itu lah yang akan menjadi pembeda dan sudah pasti akan diperebutkan karena memang tokoh-tokoh di Sulut belum banyak yang bisa berperan jadi ‘Joker’ yang berpeluang besar untuk menang meskipun perlu survei lebih lanjut agar mendapatkan hasil yang lebih konkret untuk angka prosentase,” pungkasnya.(wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.