SUARASULUT.COM,MANADO– Bappeda Sulut, menggelar sosialisasi Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020, Kamis (30/01) di salah satu hotel ternama di Kota Manado.
Kepala Bappeda Sulut Jenny Karouw menjelaskan tujuan kegiatan untuk mendorong pemerintah daerah menyusun dokumen perencanaan yang komperehensif, konsisten, terukur dan dapat terlaksana.
Mendorong integrasi, sinkronisasi dan sinergi antara perencanaan pusat dan daerah. Mendorong pemda melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien dalam pencapaian sasaran pembangunan. Mendorong pemda berinovasi dalam perencanaan pembangunan.
“Adapun rangkaian proses PPD 2020 ini adalah sosialisasi, pengumpulan dokumen RKPD, penilaian, penetapan daerah terbaik melalui SK Gubernur serta penyerahan penghargaan pada saat Musrenbang Provinsi RKPD 2021 dan pembukaan Musrenbangnas RKP 2021,” urai Karouw.
Menurut mantan kepala Disperindag Sulut ini, tim penilai yang diterbitkan melalui SK Gubernur Sulut, terdiri dari Tim Penilai Independent 8 orang, tim penilai utama 6 orang yang dipimoin langsung oleh Kaban Bappeda dan tim penilai teknis 15 orang.
Adapun Tim penilai independent DR Noldy Tuerah Phd, DR Vecky Masinambouw, DR Deddy Tooy, DR Agustieve Tellew, DR Charles Ngangi, DR Wiske Rotinsulu, Marina Bustani ST MSi dan Rolf Rully Lumintang S Sos.
Nantinya tahap penilaian terdiri dari dokumen RKPD, presentasi dan wawancara serta verifikasi dan kunjungan lapangan. Sedangkan untuk substansi penilaian, tambah Karouw, terdiri dari aspek, kriteria dan indikator.
“Tentunya kegiatan ini mendapat support penuh dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw dan Sekretaris Provinsi, Edwin Silangen. Diharapkan nantinya menghasilkan hal-hal yang positif bagi kemajuan pembangunan daerah seluruh kabupaten/kota di Sulut menuju SDM unggul, Sulut Hebat dan Indonesia Maju,” tegas Karouw.(wal/*)
