SUARASULUT.COM, TALAUD – Sunguh tak disangka seorang Pria Lanjut Usia (Lansia) bernama Apolos Mangule (61) dirinya yang juga sebagai petani asal Desa Tarohan Kecamatan Beo Selatan, harus meningal dunia disela-sela rapat Musrembang Desa di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Tarohan, pada Senin (27/01/2020).
Menurut fakta, serta data yang dirangkum media ini menjelaskan, Gedung BPU Desa Tarohan dilaksanakan rapat Musrembang Desa Tarohan membahas tentang penetapan pembangunan Desa.
Saat itu Kepala Desa Tarohan Alken S. Melale menjelaskan seorang warga bernama Yeri Mangule (34) dan Risman Lumemdang (45) mempertanyakan tentang penggunaan dana Desa kepada Kepala Desa dengan suara keras.
Disaat Kepala Desa menjelaskan kepada Keduanya, korban yang juga sebagai peserta rapat tiba-tiba sudah kejang-kejang di tempt duduk dan tidak sadarkan diri.
Sontak keadaan rapat berubah panik, korban lansung dilarikan ke Puskesmas terdekat setelah di Puskesmas, salah Satu perawat mengakatakan bahwa korban sudah tidak bernyawa.
Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kapolsek Beo Ipda Johan Atang, membenarkan adanya kejadian tersebut,”Upaya yang diambil pihak Kepolisian langsung sigap mendatangi TKP dan menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya kepada keluarga, serta memberikan bantuan kepada yang berduka,” kata Kapolsek.
Menurut keterangan dari pihak puskesmas korban, sudah sering kontrol kesehatan di puskesmas. Dari keterangan para saksi yang hadir korban kaget dengan suara perdebatan antara Kades dan warga.
Hasil pemeriksaan medis Puskesmas Tarohan di duga korban mengalami serangan jantung atau pembuluh darah pecah.(oke)





