Alasan Diundang, Oskar ‘Abaikan’ Statusnya ASN, Pilih Hadiri Hajatan Partai

oleh -441 Dilihat

SUARASULUT.COM,BOLTIM– Makin dekatnya hajatan lima tahunan pemilihan langsung kepala daerah (Pilkada), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus mensosialisasikan aturan larangan bagi berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

OskarManoppo bersama pengurus dan anggota partai usai menghadiri hajatan partai di Manado, akhir pekan kemarin.

Namun sayangnya, aturan ini bagi sebagian ASN yang kepingin menjadi diusung di Pilkada, kerap ‘menabrak’ aturan larangan bagi ASN.

Salahsatunya oknum ASN dari lingkungan Pemkab Boltim, Oskar Manoppo.
Dengan berlabel dapat undangan dari tim ODC. Ternyata walaupun undangan hanya via telepon, ternyata cukup sakti, buktinya Oskar terkesan ‘abaikan’ statusnya masih ASN dan memilih hadiri hajatan PDIP di Manado, Sabtu (18/1/2020), malam.

Malam itu, mantan pejabat lingkup Pemkab Boltim itu, nampak berbaur dengan tamu dan undangan yang notabenenya mayoritas pengurus hingga simpatisan partai.

Apa tanggapan Oskar? dikonfirmasi Suarasulut.com, menjelasan kehadirannya di acara tersebut, karena mendapat telepon langsung dari tim ODC bernama Edi, katanya tangan kanannya Feri Wowor.

“Usai kegiatan Oskar di undang makan malam bersama Feri Wowor di salahsatu Restoran ternama di Manado Wisata Bahari’. Ungkap Topan melalui Whatsapp.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), M Rezha Mamonto, mengatakan belum dapat informasi resmi kehadiran salahsatu ASN Pemkab Boltim di hajatan partai politik.

Namun jika benar informasi tersebut, akan kami telusuri dan jika ada bukti-bukti outentik keterlibatan ASN di hajatan partai pasti akan dipanggil untuk di proses sesuai Undang-Undang yang ada.

Disinggung sanksi jika terbukti, menurut Mamonto untuk sanksi berjenjang tetapi terberat pemberhentian tidak hormat.

Lalu apa tanggapan Ketua DPC PDIP Boltim Meddy Lensun soal kehadiran Oskar Mamonto di hajatan Partai PDIP, sementara Oskar masih berstatus ASN? Via Whatsapp, mantan Wakil Bupati Boltim itu mengatakan, Meddy tak mengundang.
Tapi menurut Lensun saat acara berlangsung, bukan hanya Oskar tamu berstatus ASN yang datang.

“Menurut saya ini tak perlu diperdebatkan. Benar Partai penyelenggara, tetapi acaranya perayaan ibadah Natal. Jadi sebenarnya siapa saja bisa hadir tanpa harus di undang,” tegas Lensun.(yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.