Nahkoda dan 8 ABK Filipina Terdampar di Miangas

oleh -461 Dilihat

SUARASULUT.COM, TALAUD – Lagi-lagi Satu unit Pumpboat nelayan asal Filipina dengan nama “Tagabebe” yang memiliki 9 orang anak buah warga negara Filipina, terdampar di Kecamatan Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud, akibat hantaman badai hingga mengalami kerusakan pada mesin pumpboat.
Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma Sari Iriawan, SH, SIK melalui Kapolsek Miangas Ipda Otniel Nusa mengungkapkan, Pumboat Tagabebe asal Filipina tersebut telah di amankan di pelabuhan miangas dan di lakukan pemeriksaan.
“Pumpboat saat ini ada di Miangas dengan kondisi baik, hanya saja terdapat sejumlah kerusakan pada dua unit mesin Pumpboat,” ungkap Kapolsek pada Senin, (30/12/2019).
Lanjut Kapolsek, menurut keterangan dari Kep Pumpboat Tagabebe Nino Barioso (38), pumboat dari daerah Parula filipina, hendak memancing ikan di wilayah perairan filipina tepatnya di perairan Labigan namun, angin bertiup kencang dari arah utara yang membuat pumpboat tidak dapat melaju dengan maksimal yang kemudian di tengah perjalanan pumpboat mengalami kerusakan mesin dan patah kemudi.
“Mereka dari parula menuju labigan. Dalam perjalanan angin utara bertiup kencang membuat pumpboat tak dapat menahan angin dan mesin mengalami kendala tidak ada tenaga yang kemudian di upayakan perbaikan oleh kep pumpboat, namun angin terus bertiup kencang hingga mereka terdampar di miangas,” terang Kapolsek setelah mendengarkan keterangan dari kep Pumpboat Tagabebe.
Lanjut Kapolsek, dari hasil pemeriksaan pada mesin pumpboat di dapati sejumlah kerusakan pada kemudi dan 1 unit mesin dimana, pumpboat memiliki 2 unit mesin masing-masing 10 PK dan 12 PK.
“Kemudi pumpboat patah, kemudian satu unit mesin mengalami kebocoran pada silinder, dan di tambah lagi mereka kehabisan bahan bakar minyak jenis solar, serta di dalam pumpboat terdapat satu dus ikan berjenis malalugis, dan tidak di temukan hal-hal menonjol dan barang-barang mencurigakan,” beber Kapolsek.
Dari data yang di peroleh, crew pumpboat total berjumlah 9 orang yang semuanya merupakan warga negara filipina yang saat ini di jamu oleh Mr. Lopez yang merupakan LO filipina di kediamannya di Kecamatan Miangas.
“Semua crew pumpboat dalam kondisi selamat, hanya saja mereka sudah lemas dan lapar,” ungkap Kapolsek.(oke)

Nama-nama  Warga Filipina:

1. Nino Berioso/ Tagabeben, Governor, Genoroso, Davao Philipina 28 Des 1982.
2. Nomad King Mohammad/30 September 2000.
3. Jessie Beriose ttl 16 Maret 2001
4. Jerson Rafael 4 Mei 2000
5. Hadjir Mohammad 04 September 2002.
6. Dexter Margailo 16 Desember 2004.
7. Edilman Magdlames 20 September 2001
8. James Buyan M. Reyes 22 Juli 2001
9. Jumel Mesaglany 20 September 2000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.