Dinas Kebudayaan dan Pariwisata – suarasulut.com https://suarasulut.com santun terpercaya Wed, 21 Feb 2024 06:08:07 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 Cap Go Meh dan Karnaval Budaya Bakal Meriahkan Kota Kotamobagu https://suarasulut.com/2024/02/21/cap-go-meh-dan-karnaval-budaya-bakal-meriahkan-kota-kotamobagu/ https://suarasulut.com/2024/02/21/cap-go-meh-dan-karnaval-budaya-bakal-meriahkan-kota-kotamobagu/#respond Wed, 21 Feb 2024 06:08:07 +0000 https://suarasulut.com/?p=76614 KOTAMOBAGU – Kemeriahan Cap Go Meh dan Karnaval Budaya akan segera menyapa warga Kota Kotamobagu.

Kedua acara ini direncanakan akan digelar pada Sabtu, 24 Februari 2024, mulai pukul 12.00 Wita di Jalan R.A. Kartini, Kotamobagu.

Sebagai bagian dari persiapan, panitia pelaksana telah aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kotamobagu, Anki Taurina Mokoginta, S.T., M.E, kegiatan ini akan menjadi perwujudan nyata dari semangat kebersamaan dan kehidupan rukun antar-etnis di Kota Kotamobagu.

“Kegiatan ini adalah Cap Go Meh dan Karnaval Budaya dan Panitia pelaksanaan saat ini sedang melaksanakan tahapan persiapan, dimana kegiatan ini akan melibatkan seluruh etnis suku di Kota Kotamobagu sebagai perwujudan hidup rukun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mokoginta menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi perekonomian setempat, terutama dalam menyemarakkan awal Tahun Naga Kayu.

Ketua Panitia Cap Go Meh, David Budiman, menegaskan bahwa acara ini akan menjadi lebih meriah dari sebelumnya.

“Cap Go Meh Tahun ini tidak akan kalah meriah dengan yang telah digelar di Tahun-tahun sebelumnya. Bahkan bakal dibuat lebih meriah,” ucapnya.

Budiman juga menambahkan bahwa selain Karnaval Budaya dan Cap Go Meh, panitia dan pemerintah setempat akan menyuguhkan sejumlah hiburan budaya lokal serta konser musik di beberapa titik.

“Ini sebagai bentuk rasa syukur kita di Tahun Naga Kayu. Kita akan ramaikan Kota Kotamobagu,” tutupnya.

Dengan antusiasme yang tinggi dari panitia dan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kotamobagu, diharapkan Cap Go Meh dan Karnaval Budaya tahun ini akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi warga dan pengunjung Kota Kotamobagu. (guf)

]]>
https://suarasulut.com/2024/02/21/cap-go-meh-dan-karnaval-budaya-bakal-meriahkan-kota-kotamobagu/feed/ 0
Sekda Kotamobagu Dorong Generasi Milenial untuk Memahami Kearifan Lokal https://suarasulut.com/2023/08/30/sekda-kotamobagu-dorong-generasi-milenial-untuk-memahami-kearifan-lokal/ https://suarasulut.com/2023/08/30/sekda-kotamobagu-dorong-generasi-milenial-untuk-memahami-kearifan-lokal/#respond Wed, 30 Aug 2023 09:43:36 +0000 https://suarasulut.com/?p=68954 KOTAMOBAGU – Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Kotamobagu sukses menyelenggarakan Seminar Budaya Daerah dengan tema yang menarik, yaitu “Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal di Era Milenial.”

Kegiatan ini berlangsung di Aula Bobakidan, Dinas Ketahanan Pangan Kotamobagu, Kelurahan Mongkonai Barat, pada Selasa, 29 Agustus 2023.

Seminar yang dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, seperti Ketua KNPI Kotamobagu, Ketua PKK Kotamobagu, Ketua GAMKI Cab Bolmong, dan banyak lagi, ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, yang juga menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini.

Selain Sofyan Mokoginta, hadir pula sejumlah narasumber berkompeten, termasuk Kepala Disbudpar Kotamobagu, Anki Taurina Mokoginta, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII Suluttenggo, Sri Sugiharta, dan Pamong budaya BPK Wilayah XVII, Suluttenggo, Alfi Fakhriah.

Dalam sambutannya, Sekda Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, menekankan betapa pentingnya kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Menurutnya, kearifan lokal ini tercermin dalam nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat, yang merupakan warisan berharga dari masa lalu.

“Sangat penting bagi kita untuk memahami bahwa keberagaman kebudayaan daerah adalah aset berharga dan identitas bangsa. Ini merupakan kunci untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah perubahan dunia yang dinamis. Oleh karena itu, kebudayaan harus menjadi prioritas dalam pembangunan nasional,” ungkap Sofyan.

Sofyan juga mengingatkan bahwa pergeseran nilai-nilai budaya sering kali mengakibatkan penurunan nilai kearifan lokal. Generasi muda seringkali kehilangan kontak dengan nilai-nilai tersebut.

“Melalui seminar ini, kita berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk ikut berperan serta dalam memajukan Kotamobagu,” tambahnya.

Sri Sugiharta, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII Suluttenggo, juga memberikan apresiasi atas penyelenggaraan seminar ini.

Menurutnya, seminar budaya seperti ini adalah langkah positif dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan, tidak hanya di Kotamobagu, tetapi juga di seluruh Sulawesi Utara. (guf)

]]>
https://suarasulut.com/2023/08/30/sekda-kotamobagu-dorong-generasi-milenial-untuk-memahami-kearifan-lokal/feed/ 0