asrama – suarasulut.com https://suarasulut.com santun terpercaya Wed, 23 Oct 2019 05:12:02 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 TNI-Polri dan Pemkot Kolaborasi Kerja Bakti di Asrama Mahasiswa Papua https://suarasulut.com/2019/10/23/tni-polri-dan-pemkot-kolaborasi-kerja-bakti-di-asrama-mahasiswa-papua/ https://suarasulut.com/2019/10/23/tni-polri-dan-pemkot-kolaborasi-kerja-bakti-di-asrama-mahasiswa-papua/#respond Wed, 23 Oct 2019 05:12:02 +0000 https://suarasulut.com/?p=610 SUARASULUT.COM,TOMOHON – Kepedulian Pemkot Tomohon, TNI dan Polri terhadap mahasiswa asal Papua yang asramanya dilalap jago merah patut diapresiasi. Jika sebelumnya terus menyalurkan bantuan, kini ketiga institusi ini turun langsung ke lapangan kerja bakti membersihkan bekas-bekas puing kebakaran.
Kerjabakti diawali dengan apel dipimpin Kabagops Polres Tomohon, AKP Steven Simbar. “Mari kita lakukan (kerja bakti) ini dengan sepenuh hati, ikhlas dan penuh semangat,” ajaknya kepada para peserta yang terdiri dari personel Polres Tomohon, Kodim 1302/Minahasa, Sat Pol PP, BPBD, Pemerintah Kelurahan Talete Dua, Linmas dan masyarakat sekitar.
Terpantau, seluruh peserta kerja bakti mengangkat dan membersihkan material sisa-sisa kebakaran yang masih berserakan di sekitar lokasi kejadian. Kerjasama penuh kekompakan pun tergambar jelas dalam kerja bakti sore itu. “Ayo, semangat, semangat,” ujar Aiptu Rumagit memberikan motivasi kepada para peserta lainnya, sambil memanggul kayu.
Kerja bakti ini turut diikuti langsung Kapolres Tomohon, AKBP Raswin Sirait bersama Dandim 1302/Minahasa, Letkol (Inf) Slamet Rahardjo, dan Kasat Pol PP Kota Tomohon, Siske Wongkar. “Kerja bakti ini sebagai wujud kepedulian bersama TNI-Polri, pemerintah dan masyarakat atas musibah kebakaran di asrama ini,” ujar Kapolres, sesaat usai kerja bakti.(red)

]]>
https://suarasulut.com/2019/10/23/tni-polri-dan-pemkot-kolaborasi-kerja-bakti-di-asrama-mahasiswa-papua/feed/ 0
Ini Pengakuan Penghuni PenyebanTerbakarnya Asrama Papua di Tomohon https://suarasulut.com/2019/10/21/ini-pengakuan-penghuni-penyebanterbakarnya-asrama-papua-di-tomohon/ https://suarasulut.com/2019/10/21/ini-pengakuan-penghuni-penyebanterbakarnya-asrama-papua-di-tomohon/#respond Mon, 21 Oct 2019 03:13:42 +0000 https://suarasulut.com/?p=434 SUARASULUT.COM,TOMOHON– Penyebab hingga terbakarnya asrama mahasiswa Papua Kamasan VIII di Kelurahan Talete Dua Lingkungan 3, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Minggu (20/10/2019), sekitar pukul 10.00 WITA, terungkap.
Kejadian tersebut mengundang perhatian serius Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto.
Sempat beredar informasi simpang siur terkait kejadian tersebut, maka Kapolda didampingi para Pejabat Utama, di antaranya Dirreskrimum, Dirintelkam dan Kabid Humas langsung menyambangi Mapolres Tomohon untuk memperoleh informasi pasti kejadian, Minggu sore.
Di Mapolres, Kapolda bertemu langsung dengan Kapolres Tomohon AKBP Raswin Sirait dan tersangka pembakaran, NRM alias Novel (21). Turut hadir saat itu, Walikota Tomohon Jimmy Eman.
Di hadapan Kapolda dan Walikota, Novel mengatakan bahwa ia juga kaget bisa terjadi kebakaran di asrama yang dihuninya. Iapun bercerita terkait kebakaran asrama tersebut. Saat di kamar sendirian, ia sengaja bermain api.
“Pas cuma main-main, pas bakar kertas biasa, pas mau kontak macis langsung terbakar. Pas mau buang langsung kena busa, busa langsung terbakar tiba-tiba mau padam, takut, jadi langsung keluar. Dapa dengar kebakaran, sudah samua langsung lari keluar,” ujar Novel dengan dialek Papuanya.
Saat itu katanya ada yang mau coba padamkan api, namun karena api terlanjur membesar akhirnya semua lari keluar bangunan.
Novel  sendiri merupakan salah satu mahasiswa UKIT Tomohon jurusan arsitek, yang masuk kuliah tahun 2018.
Saat ditanya bagaimana suasana Kampus dan Kota Tomohon, lelaki asal Biak Papua ini menjawab bahwa di Kampus ia tidak aktif belajar, dan ia hanya sering pulang ke asrama. Iapun mengakui jika hidup di Kota Bunga Tomohon itu enak. “Enak hidup di Sulawesi Utara, Tomohon, Minahasa, orangnya baik-baik, ramah-ramah,” katanya.
Sementara itu Kapolda Sulut saat diwawancara wartawan mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Menurutnya kejadian ini menjadi pembelajaran bagaimana cara mengelola keamanan, jangan sampai kejadian ini terulang lagi.
“Saya lebih memprioritaskan tadi dengan Walikota Bagaimana membantu mahasiswa, adik-adik kita ini untuk mendapatkan penampungan sementara, mengingat mereka harus melanjutkan kuliah atau belajarnya. Kita juga meminta kepada Pemda untuk berkoordinsi dengan Pemda Papua untuk merenovasi atau merehabilitasi asrama Papua yang terbakar ini supaya cepat dipergunakan lagi,” tandas Kapolda.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo menegaskan bahwa kejadian ini murni kecerobohan dari salah satu mahasiswa penghuni asrama Papua. “Kita berharap adik-adik mahasiswa ini secepatnya bisa kembali berkonsentrasi dalam belajar,” singkatnya.(red)

]]>
https://suarasulut.com/2019/10/21/ini-pengakuan-penghuni-penyebanterbakarnya-asrama-papua-di-tomohon/feed/ 0