Tokoh BMR Kompak Ajak Warga Kotamobagu Jaga Kondusivitas, Jangan Terprovokasi Isu Negatif

oleh -503 Dilihat

KOTAMOBAGU – Situasi keamanan di Kota Kotamobagu hingga saat ini terpantau aman, damai, dan terkendali.

Meski demikian, sejumlah tokoh masyarakat (tokmas) Bolaang Mongondow Raya (BMR) mengingatkan agar warga tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu-isu negatif yang berkembang, baik di tingkat nasional maupun di media sosial.

Mantan Bupati Bolaang Mongondow dua periode, Dra. Hj. Marlina Moha Siahaan (MMS), menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan demi ketenteraman daerah.

“Saya rasa situasi kita kondusif. Mari kita jaga bersama keamanan daerah ini dengan doa, kerja sama, dan kebersamaan. Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, jangan mudah terpancing emosi ataupun isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” ujar MMS, yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Gubernur Sulut.

Dalam kesempatan itu, MMS juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, pada Jumat (29/8/2025).

“Secara pribadi saya turut berduka cita sebesar-besarnya atas wafatnya saudara kita Affan Kurniawan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, MMS berharap penyampaian aspirasi masyarakat di Bolaang Mongondow Raya (BMR) khususnya di Kotamobagu, tetap dilakukan secara damai.

Ia menekankan bahwa kebebasan berpendapat telah diatur undang-undang dan harus dijalankan dalam semangat semboyan leluhur masyarakat Bolmong.

“Penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara damai, sebagaimana semboyan mototompiaan, mototabian bo mototanoban (saling menyayangi, saling menghormati, dan saling mengingatkan). Mari kita jaga bumi BMR tercinta demi tercapainya masyarakat sejahtera,” pintanya.

Senada dengan itu, mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Drs. Hi. Jainudin Damopolii, menegaskan bahwa menjaga stabilitas bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan semata, melainkan menjadi kewajiban bersama.

“Kekompakan antara pemerintah, TNI-Polri, lembaga adat, tokoh agama, dan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan suasana rukun dan kondusif. Kita juga perlu menjaga generasi muda agar tidak terprovokasi melakukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan daerah,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow Raya (AMABOM), Drs. Jemi Lantong.

Menurutnya, keamanan daerah adalah tanggung jawab bersama. “Jangan mudah terprovokasi isu-isu dari luar. Polisi yang bertugas adalah saudara-saudara kita. Warisan leluhur kita mototabian, mototanoban no mototompiaan harus jadi pegangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto SIK MH, melalui Kasat Binmas AKP Edi Hariyanto SH MH, mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang ikut serta menjaga kondusivitas.

“Pak Kapolres mengapresiasi semua unsur baik pemerintah, kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, maupun masyarakat luas, yang terus bersinergi menciptakan Kota Kotamobagu yang aman dan damai,” ujarnya. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.