Pangdam XIII/Merdeka Tutup Opster 2024 di Bolmong, Sinergi TNI-Rakyat untuk Indonesia Maju

BOLMONG – Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Candra Wijaya, M.A, memimpin upacara penutupan Operasi Teritorial (Opster) TNI Tahun 2024 di wilayah Korem 131/Santiago, yang digelar di Lapangan Desa Mongkoinit, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kamis (14/11/2024).

Upacara tersebut mengusung tema “Melalui operasi teritorial kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat demi terciptanya kemanunggalan TNI-Rakyat menuju Indonesia Maju.”

Dalam amanatnya, Mayjen TNI Candra Wijaya menyampaikan bahwa Operasi Teritorial TNI di wilayah Korem 131/Santiago dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Kodim 1303/Bolmong, Kodim 1310/Bitung, dan Kodim 1309/Manado. Selama lebih dari dua bulan, mulai 9 September hingga 14 November 2024, TNI bersama Polri, pemerintah daerah, dan berbagai komponen masyarakat bahu-membahu menyukseskan operasi ini.

“Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 mengamanatkan TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” jelas Pangdam XIII/Merdeka.

Berbagai sasaran fisik telah tercapai dalam Opster TNI kali ini, seperti kegiatan ketahanan pangan melalui penanaman jagung, pembuatan kolam, dan pembibitan ikan mujair. Selain itu, dilaksanakan pula pembuatan posko, pendopo, dan gudang, pembuatan sumur bor dan bak penampungan air, serta renovasi rumah layak huni (RTLH) dan sekolah.

Tidak hanya itu, kegiatan nonfisik juga dilakukan melalui pembagian sembako, pengobatan gratis, dan sosialisasi BPJS, bela negara, wawasan kebangsaan, kesehatan, hukum, dan ketertiban masyarakat. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh Satgas Opster TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Opster TNI ini, menunjukkan kemanunggalan TNI-Rakyat yang solid,” tambah Pangdam.

Di akhir amanatnya, Pangdam XIII/Merdeka berpesan agar hasil dari Opster TNI ini dapat terus dijaga dan memberikan manfaat jangka panjang. “Mari kita jaga hasil program Opster TNI ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lama. Saya juga mohon maaf jika dalam pelaksanaan Opster TNI terdapat sikap prajurit yang kurang berkenan di hati masyarakat,” ujarnya.

Hadir dalam upacara tersebut, antara lain Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Pj. Bupati Bolaang Mongondow dr. Jusna C. Mokoginta, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Fahmil Haris, serta pejabat lainnya dan ratusan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow. (guf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *