Sangihe, SuaraSulut.com — Komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung kesejahteraan masyarakat perbatasan kembali terlihat dalam kegiatan Pengawasan dan Evaluasi Karya Bhakti serta Bakti Sosial yang diadakan oleh Lanal Tahuna di Kampung Kendahe II pada Selasa (22/10/2024). Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (PJ) Bupati Kepulauan Sangihe Albert Huppy Wounde, SH, MH bersama Ketua TP PKK Ny. Josephine M. Wounde untuk menyaksikan langsung dampak positif yang diberikan program ini kepada warga Kendahe.
Komandan Lanal Tahuna, Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP., mengungkapkan bahwa Karya Bhakti ini merupakan bagian dari program tahunan Dispotmaral yang memiliki tujuan strategis dalam memperkuat kawasan perbatasan dan wilayah terluar.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perhatian khusus pada pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Muryanto dalam sambutannya.
Dengan melibatkan banyak komponen masyarakat, program ini mengedepankan kolaborasi untuk membangun kawasan perbatasan yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman dan layak huni.
“Bakti sosial ini bukan hanya menunjukkan kepedulian, tetapi juga langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup di Kendahe II,” tutup Muryanto.
Selain membantu peningkatan kesejahteraan, kegiatan ini juga diisi dengan ajakan kepada masyarakat untuk lebih berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Muryanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk prajurit TNI AL dan warga Kendahe II, atas kontribusi dan kerja sama yang solid dalam merealisasikan kegiatan ini.
PJ Bupati dan Ketua TP PKK turut menyerahkan bantuan sembako dari TNI AL kepada masyarakat Kendahe II sebagai simbol dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan kesejahteraan sosial di daerah ini. Bantuan tersebut menjadi bagian dari aksi sosial yang juga mencakup renovasi drainase jalan, perbaikan MCK Masjid As-Salam, renovasi WC dan kamar mandi umum, serta layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga.
“Ini adalah langkah strategis yang sangat penting bagi wilayah perbatasan. Kehadiran program Karya Bhakti dan Bakti Sosial ini bukan hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga membangun optimisme dan semangat kebersamaan yang luar biasa di kalangan masyarakat Kendahe II,” ujar Wounde di sela-sela kegiatan.
Kegiatan Karya Bhakti tersebut mencakup beberapa aspek pembangunan sosial, termasuk renovasi drainase jalan, perbaikan MCK di Masjid As-Salam, renovasi fasilitas WC dan kamar mandi umum, layanan kesehatan, serta pengobatan gratis. Pj Bupati Wounde melihat kegiatan ini sebagai upaya terpadu yang memperkuat pembangunan fisik dan sosial di daerah tersebut.
“Kolaborasi seperti ini akan membuat masyarakat merasa lebih diperhatikan dan akan memotivasi kita semua untuk terus menjaga dan membangun wilayah perbatasan ini,” tegas Wounde. “Terima kasih kepada TNI AL, jajaran Pemerintah Daerah, dan warga Kendahe II atas kebersamaan dalam upaya membangun daerah ini demi masa depan yang lebih baik.”
Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, Pj Bupati Wounde berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda yang terus digalakkan, dengan harapan kehadiran pemerintah dan TNI mampu memberikan rasa aman dan kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat di Kepulauan Sangihe.
(Erick Sahabat)
