Baznas Manado Bagikan Paket Gizi Buat Khusus Pasien Pulih Dari Penyakit

oleh -2980 Dilihat
Sambutan Ketua Baznas Manado.

 

Manado, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Manado menyalurkan bantuan nutrisi kepada tujuh pasien tuberkulosis (TBC) paru di Puskesmas Kelurahan Teling pada Jumat, 22 Desember 2023.

 

Bantuan ini merupakan hasil kerja sama Baznas Manado dengan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Manado dan Adinkes Sulut.

Pemberian secara simbolis oleh Wakil Ketua Baznas Manado.

Kepala Puskesmas Teling, dr. Sicylia Kumaat, mengatakan bahwa pasien penerima manfaat adalah penderita TBC paru yang telah mendapatkan pengobatan secara gratis oleh pemerintah lewat Puskesmas.

 

“Untuk kebutuhan nutrisinya, kami bekerjasama dengan Baznas untuk menyiapkannya,” kata dr. Sicylia.

 

Ketua Baznas Manado, Taufiq T. Permata, SE, mengatakan bahwa program bantuan ini merupakan tupoksi Baznas untuk membantu kaum dhuafa, terutama pasien yang butuh perbaikan gizi setelah mendapatkan perawatan.

 

“Keterbatasan ekonomi pasien adalah alasan utama sehingga perlu mendapatkan perhatian dari Baznas Kota Manado,” kata Taufiq.

 

“Walaupun pengobatannya gratis, tapi kebutuhan nutrisinya harus disiapkan oleh pasien itu sendiri. Olehnya Baznas hadir untuk meringankan beban yang dialami pasien pasca sakit,” lanjutnya.

 

Wakil Ketua III Baznas Manado, Yuliaty Nasaru, SP, menjelaskan bahwa paket nutrisi makanan yang disiapkan berupa susu, kacang hijau, gula pasir, dan beras.

 

Sementara itu, Dr. Freity Saroinsong dari bidang P2P Dinkes Manado mengucapkan terima kasih kepada Baznas Manado dan Puskesmas Teling yang telah turut serta dalam program pencegahan dan pengendalian penyakit khusus pasien TB Paru dari masyarakat kurang mampu.

 

Bantuan nutrisi yang diberikan Baznas Manado kepada pasien TB Paru diharapkan dapat membantu mereka untuk memulihkan kondisi kesehatannya dengan lebih cepat.

 

Pasalnya, asupan nutrisi yang cukup sangat penting bagi pasien TB Paru untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan.

 

Bantuan ini juga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi pasien TB Paru yang selama ini harus mengeluarkan biaya untuk membeli kebutuhan nutrisi.

 

Semoga pelaksanaan program ini dapat mendorong masyarakat, terutama ASN beragama Islam di lingkungan dinas Kesehatan Manado yang belum menyalurkan kewajibannya zakat atau berinfaq dan sedekah, segera berkoordinasi dengan Baznas sebagai lembaga Pemerintah Non Struktural yang mengelola ZIS.

 

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program pencegahan dan pengendalian penyakit Kota Manado dapat berjalan lebih efektif- efisien menuju Manado Maju dan Sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *