Polemik Pembangunan Pagar Kompleks Pelabuhan Feri Melonguane, Warga Teriak Akses Jalan Tertutup

oleh -3323 Dilihat

Talaud, SuaraSulut.com Warga di area Pelabuhan Feri Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud menolak keras pekerjaan pembangunan pagar di kompleks pelabuhan tersebut.

Bagaimana tidak, pembangunan pagar kompleks tersebut merupakan bemtuk kesewenangan dan tidak manusiawi dari pemerintah terlebih dinas teknis dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kepulauan Talaud.

Pekerjaan pembangunan pagar dengan SPK Nomor: 03/SPK/PPK/PP- KPFM/DPUTR/IV/2023 dinilai mengabaikan kepentingan sosial masyarakat, imbasnya satu- satunya akses jalan warga setempat menuju ke pasar akan tertutup.

“Masyarakat menolak keras dan dengan cara apapun akan dilakukan bila Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kepulauan Talaud memaksakan kehendak tetap menutup jalan yang menjadi akses kami selama ini,” ujar masyarakat setempat yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

” Jangan paksa kami untuk melawan pemerintah karena kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat,” sambungnya didampingi warga lainnya dengan nada marah menolak pembangunan yang menyensarakan rakyat.

Menurutnya, masyarakat sudah menemui pelaksana proyek di lokasi untuk mengingatkan mereka agar tidak melanjutkan pekerjaan walaupun kami memahami mereka hanya pelaksana.

“Kami tetap menolak pembangunan ini apapun akan terjadi dan siap melakukan apapun, bila Kepala Dinas PUTR Kabupaten Talaud tetap melaksanakan pekerjaan yang mengakibatkan penderitaan bagi rakyat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kepulauan Talaud, John Rianto Majampoh dihubungi via telepon hingga berita ini dinaikan belum tersambung.

(Erick Sahabat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *