
Suarasulut, Minahasa – Seorang siswi di Minahasa, Sulawesi Utara, dilaporkan hilang oleh orang tuanya tanpa kabar hampir tiga minggu lamanya yang tak kunjung pulang ke rumah. Siswi tersebut ternyata pergi ke rumah teman nya yang berada di Desa Passo, Kec. Kakas Barat, dan hingga akhirnya berhasil ditemukan oleh polisi dari Polsek Kakas, setelah menerima laporan dari pihak keluarga.
Adanya kejadian tersebut, menjadi perhatian bagi Pegiat Media Sosial, Charlie Wijaya. Ketika dia menerima laporan tersebut langsung menindaklanjuti kepada pihak kepolisian agar polisi dapat membantu mencari anak tersebut.
“Ketika menerima kiriman dari masyarakat, langsung ditindaklanjuti untuk membantu meneruskan kepada pihak kepolisian, agar polisi dapat membantu menemukan dan mengamankan anak tersebut,” kata dia, Rabu (03/05/2023) saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.
Selain itu, ia berharap agar kejadian seperti ini meninggalkan rumah tanpa ijin tidak boleh terjadi lagi apalagi anak tersebut merupakan seorang perempuan. Karena masih dalam pengawasan orang tua.
“Oleh karenanya, orang tua juga wajib memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak tersebut dirumah, kejadian ini bisa terjadi karena berbagai faktor penyebabnya,” jelasnya.
Menurutnya, peran orang tua sangat diperlukan untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak. Dengan pengawasan, komunikasi dan kedekatan antara orang tua dan anak bisa menghindari perilaku negatif dari anak.
“Perilaku orang tua juga harus bisa menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya. Karena anak bisa meniru perilaku dari orang tuanya baik perilaku positif maupun negatif. Jadikan orang tua sebagi guru di rumah,” ucapnya.
Sejumlah aktivitas menurutnya bisa dilakukan agar hubungan antara orang tua dengan sang anak bisa dekat. Misalnya makan bersama, ngobrol bersama dan aktivitas lainnya yang dilakukan bersama di rumah. Sehingga bisa menjadi kontrol mencegah perilaku negatif anak.
“Intinya, jika ada kejadian ini untuk segera langsung melaporkan kepada aparat berwajib,” tegasnya.
Disisi lain, Kapolsek Kakas IPTU Tasman Mandak saat di konfirmasi membenarkan perihal anak tersebut sudah berhasil diamankan dan diberikan pembinaan.
“Kami pihak kepolisian siap untuk melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat,” ujar IPTU Tasman Mandak saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.
(Kifli Polapa)
