Dinkesda Sangihe Layani Khitanan Massal hingga Pemeriksaan Gratis pada Giat ‘Baksos Kolaborasi’ bersama TNI AL di Lipang dan Marore

Sangihe, SuaraSulut.com Respon cepat dari Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Kepulauan Sangihe atas giat Bakti Sosial (Baksos) kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) melalui Lantamal VIII Manado, dan Lanal Tahuna.

23 Maret hingga 24 Maret 2023, Dinkesda Sangihe dibawah komando Kepala Dinas (Kadis) dr. Handry Pasandaran membuka pos pelayanan gratis hingga khitanan massal di pulau Lipang dan Marore dalam rangka Baksos kolaborasi tersebut

Kadis Handry Pasandaran dalam keterangannya menyebutkan untuk masyarakat kampung Lipang ada 65 orang melakukan pengobatan umum, terdiri dari 10 Orang Usia Anak dan 55 Orang Usia Dewasa.

“Jadi selain pengobatan umum, di kampung Lipang juga ada pemeriksaan mata dengan 1 orang katarak dan 90 orang gangguan ketajaman penglihatan dan langsung mendapatkan kaca mata gratis, serta pelayanan khitanan bagi 2 orang anak, pemberian makanan tambahan untuk 1 orang ibu hamil,” jelas Pasandaran.

Sedangkan di Kampung Marore, menurut Pasandaran telah dilaksanakan pelayanan vaksinasi, ada 1 orang vaksin dosis satu, vaksin dosis tiga (boster pertama) sebanyak 5 orang.

“Untuk pemeriksaan mata di kampung marore jumlahnya cukup meningkat dari warga yang ada di lipang, tercatat sebanyak 223 orang melakukan pemeriksaan mata dan mendapat kacamata gratis,” tutur Pasandaran.

Lebih lanjut dikatakannya, ada pengobatan umum ada 90 Orang, sunatan 5 orang, ada juga bedah minor (operasi tumor kulit/tumor jinak) 2 orang, pelayanan penyakit tidak menular seperti pemeriksaan kolestrol, gula darah ada 78 orang, pemberian makan tambahan, pemberian makan bergizi untuk 4 orang anak sunting yang ada di kampung marore.

Selain pelayanan kesehatan, Pasandaran juga membeberkan telah dilakukan beberapa kegiatan dalam rangka persiapan untuk akreditasi tahun 2023 bagi puskesmas marore.

Dirinya berharap dengan kunjungan intens seperti ini, kedepannya kualitas pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan dapat lebih meningkat demi menjawab kerinduan warga yang ada di garda terdepan perbatasan NKRI.

“Kami setiap tiga bulan sekali tetap ada kunjungan, walaupun tidak selalu dihadiri oleh Kepala Dinas tetapi bidang bidang teknis terkait secara rutin berganti ganti tetap mengunjungi wilayah perbatasan di Nusa Tabukan, Kahakitang, Marore yang menjadi wilayah kerja Dinas Kesehatan Sangihe,” tutur Pasandaran

Pasandaran menambahkan bahwa sebenarnya sudah ada Program Unggulan Dinas Kesehatan Daerah Sangihe dalam Pendekatan Pelayanan Kesehatan.

“Kami Sudah membuat “Telemedicine” seperti misalnya ada yang di Marore ingin berkonsultasi di RS Liung Kendage Tahuna secara manual untuk membuat surat rujukan, bisa langsung secara eletronik bahkan mereka bisa berkomunikasi lewat Video Conference,” tutup Pasandaran.

(Erick Sahabat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *