Bersama Pj Bupati Rinny Tamuntuan, Dandim 1301/Sangihe Suhendro Prayogo Ikuti VidCon Sosialisasi Rekrutmen KOMCAD Matra Darat 2023

oleh -728 Dilihat
Tampak Foto Dandim/1301 Sangihe, Letkol Inf. Suhendro Alim Prayogo, S.Sos M.H bersama Pj Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe saat mengikuti VidCon Sosialisasi Rekrutmen KOMCAD Matra Darat 2023

Sangihe, SuaraSulut.com Video Conference (VidCon) Tentang Tentang Pelaksanaan Kegiatan Sosialisai Rekrutmen Komponen Cadangan (KOMCAD) Matra Darat tahun 2023 Di Jajaran Kodam XIII/Merdeka digelar.
Kamis, (26/1/2023)

Bersama Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan, Komandan Kodim (Dandim) 1301/Sangihe, Letkol Inf. Suhendro Alim Prayogo, S.Sos M.H turut mengikuti Video Conference penting tersebut.

Sekitar pukul 09.30 wita bertempat di Aula Makodim 1301/Sangihe, jalan Tatehe Woba, Kelurahan Bungalawang, Kecamatan Tahuna, VidCon tentang pelaksanaan Sosialisasi Rekrutmen KOMCAD Matra Darat tahun 2023 yang dipimpin oleh Dirjen Pothan KEMHAN, Mayjen TNI Dadang Hendrayudha di jajaran Kodam XIII/Merdeka yang di ikuti oleh 30 orang tamu undangan.

Panglima Kodam XIII/Merdeka yang diwakili oleh Kepala Staf Kodam XIII/Merdeka), Brigjen TNI Mochammad Luthfie Beta pada awal sambutannya mengajak kepada semua yang hadir dalm Vidcon tersebut agar tak lupa terus memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunianya sehingga semuanya dapat mengikuti kegiatan Sosialisasi Rekrutmen KOMCAD Tahun Anggaran 2023 dalam keadaan sehat walafiat.

“Pada kesempatan yang sangat baik ini dapat memberi kontribusi yang nyata bagi terwujudnya pertahanan Negara Indonesia yang kuat. hadirin sekalian yang saya hormati untuk meningkatkan kekuatan pertahanan Negara pemerintah telah memperluas peran masyarakat umum dalam upaya pertahanan negara melalui rekrutmen pembentukan komponen cadangan,” kata Brigjen TNI Mochammad Luthfie Beta saat membacakan sambutan Panglima Kodam XIII/Merdeka

Lebih lanjut dikatakannya, komponen cadangan ini nantinya dapat dipersiapkan dan dikerahkan melalui mobilisasi untuk memperbesar dan memperkuat kemampuan komponen utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

“Di Wilayah Kodam XIII/ Merdeka dilokasikan banyak 300 orang untuk direkrut sebagai komponen cadangan. Ini bukanlah hanya sekedar untuk mendapatkan pekerjaan tetapi lebih kepada keikhlasan untuk membela negara. kita rekrutmen komponen cadangan harus dapat meningkatkan pemahaman generasi muda tentang nilai-nilai yang terkandung dalam bela Negara mulai dari rasa cinta tanah air, kerelaan berkorban kesadaran berbangsa dan bernegara keyakinan terhadap Pancasila sebagai Ideologi Negara nilai-nilai kebangsaan serta nasionalisme dan patriotisme,” katanya lagi

“Semua harus dimengerti bahwa tugas membela negara bukan hanya monopoli TNI dan Polri sebagai komponen utama tetapi merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan petunjuk dan bimbingan kepada kita sekalian guna pengabdian yang terbaik kepada Nusa dan Bangsa tercinta Indonesia. Sekian dan terima kasih tetap semangat,” sambungnya lagi mengakhiri sambutan Panglima Kodam XIII/Merdeka.

Kemudian berbagai hal tentang mekanisme rekrutmen pembentukan komponen cadangan dipaparkan oleh tim sosialisasi dari Dirjen Pothan RI

Berikut pengarahan rekrutmen pembentukan KOMCAD dari Dirjen Pothan KEMHAN, Mayjen TNI Dadang Hendrayudha:

1.Sosialisasi ini sangat diperlukan untuk pengelolaan sumber daya nasional sebagai pertahanan negara.
2. Mengenai undang-undang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara khususnya untuk pembentukan komponen cadangan ini, bersifat sukarela.
3. Komponen Cadangan dibentuk dengan tujuan untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan TNI sebagai Komponen Utama, dalam upaya penyelenggaraan Pertahanan Negara untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman yang dilaksanakan berdasarkan kebijakan Presiden.

“Dengan jumlah penduduk yang besar dan jumlah kekayaan yang melimpah dapat sama-sama untuk saling menjaga dan menghindari perpecahan antara sesama bangsa.Tambahnya bahwa ancaman besar ada di depan mata, seperti teroris, narkoba dan ancaman yang lain. Untuk itu hal ini perluh dijadikan alam buat semua pihak, untuk saling menjaga sesuai dengan kemampuan,” tandas Mayjen TNI Dadang Hendrayudha mengakhiri arahannya

(***/Erick Sahabat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *