Pencegahan Penanganan Stunting, Ini Terobosan Pemkab Bolsel

oleh -992 Dilihat

Bolsel–Dalam upaya pencegahan dan penanganan Stunting di Kabupaten Bolsel serta untuk menguatkan komitmen seluruh Stakeholder dalam menanggulangi permasalahan tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Futsal, Kawasan Perkantoran Panango ini dihadiri langsung Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, Wabup Deddy Abdul Hamid, Ketua DPRD Ir. Ariffin Oli, Sekda M. Arvan Ohy SSTP,MAP, Asisten Alsyafri Kadullah SPd,ME, Kadis Dikbud Rante Hattani SPd,MSi, para pimpinan PD
beserta jajaran peserta.

“Dua komponen penting yang wajib berjalan beriringan untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Bolsel yaitu pertama, komitmen pentahelix dalam bekerjasama dan bermitra untuk saling mendukung intervensi penurunan stunting secara holistik integratif tematik dan spasial serta memiliki keterukuran target yang jelas.

Kedua, peran keluarga dalam mencegah stunting pada setiap fase kehidupan mulai dari janin dalam kandungan, bayi, balita, remaja, menikah, hamil, dan seterusnya”kata Bupati Iskandar.

Tak kalah penting, lanjutnya, adalah terkait kualitas data. Perbaikan dan pemutakhiran data stunting yang akan menjadi rujukan untuk perencanaan monitoring dan evaluasi intervensi stunting hendaknya dilakukan dengan memperhatikan validitas dan akurasi data.

Untuk itulah hadir aplikasi SI-PINTER untuk mendukung pengumpulan data yang baik serta agar cakupan data dapat dikelola dan diukur.

“Saya minta mulai dari tingkat lembaga PAUD, desa, bidan desa dan petugas gizi Puskesmas bersama-sama dengan kader di desa untuk melakukan penelusuran, penemuan bayi dan balita yang berpotensi stunting, yaitu balita 2 bulan berturut-turut berat badan tidak naik, balita dengan gizi buruk dan gizi kurang, balita penderita penyakit kronis TBC dan alergi, serta balita dengan gangguan metabolisme” ucapnya.

“Kepada para camat, saya minta memfasilitasi serta mengkoordinir desa. Pastikan kegiatan untuk penurunan dan pencegahan stunting di tingkat desa, teralokasi lewat dana tranfer desa dan dana yang dikelola kelurahan, melalui 5 paket layanan pokok yaitu layanan KIA, konseling
gizi terpadu; perlindungan sosial; saitasi dan air bersih serta layanan PAUD,” tegasnya.

Akhirnya, Bupati berharap semoga kemitraan dan sinergitas antar seluruh pemangku kepentingan dapat terus dikuatkan untuk mewujudkan Bolsel bebas stunting.

“Semoga kegiatan ini mampu menguatkan komitmen seluruh pihak yang hadir, dalam menanggulangi permasalahan stunting bersama-sama, serta dalam merealisasikan program yang telah dirancang.” pungkasnya.(jamal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.