Manado–SMP Negeri 11 (Spenlev) Manado yang mendaptakan julukan SMP Sekolah Budaya yang ada di Sulawesi Utara tahun ini berbeda saat melakukan pembukaan Masa Pengengalan Lingkungan Sekolah (MPLS). MPLS tahun ini di buka dalam kegiatan Upacara Pengibaran Bendera yang penjadi petugas adalah siswa baru khusus kelas VII.
Dalam menyambut peserta didik baru Kepala Sekolah Enoch Saul bersama Guru dan Staff menggunakan Baju adat yang berbeda-beda.
Saat melakukan Konfirmasi Kepada Kepala Sekolah Enoch Saul menjerlaskan bahwa MPLS ini adalah menjelaskan kepada peserta didik baru bahwa di lingkungan sekolah tetap harus tau tentang adat leluhur dari beberapa daerah yang ada di Sualwesi Utara.
“Awal untuk pesrta didik tau bahwa SMP Ngeri 11 Manado itu adalah skeolah Budaya, jadi harus tetap belajar adat budaya dan suku. Tata tertib akan di tegaskan yang ada disekolah diutamakan untuk dunia pendidikan,” ucanya, Senin,(11/7).
Ditambahkan kata Tabea adalah kata sandi untuk masuk di ingkungan sekolah khusus masyarakat Spenlev mulai dari siswa sampai juga guru,” kata menyapa itu adalah bagimana selalu memberikan salam kepada sesame agar kita selalu saling menghormati,”terang Saul Kepada Wartawan Media ini.
Dalam Pelaksanaan MPLS bahwa sekolah sudah menyiapakan Panitia Khusus untuk selalu memebrikan Materi atau memantau aktivitas Peserta Didik,”banyak peserta masih belum percaya diri, tetapi itulah ada tugas dan tanggung jawab guru agar bias membaur dan membangkitkan keprcayaan diri sebelum melakukan aktivitas belajar melalui MPLS,” tutup Saul.(AgungSugi)





