Manado – Jemaah Calon Haji dari keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum HMIwati (FORHATI) Sulawesi Utara yang berjumlah 5 orang dilepas dan didoakan dengan suasana penuh kekeluargaan, Rabu (22/6) kemarin.
Kelima Jemaah Calon Haji tersebut Harianto SE, Sutria Murni Yusuf, Dr Supriatin Sarib, Isyana Konoras SH MH, dan Rosnita Masloman SE.

Acara walitussafar dilaksanakan di Kelurahan Ternate Baru diawali pembacaan kalam Il ilahi oleh Rasmianti Halim Ketua Umum HMI Cabang Tondano.
Selanjutnya Ustad Hi. Yusran Mantow, S.Ag yang membawa hikmah walitussafar menyampaikan jemaah calon haji ini digelari sebagai “Duyufur-Rohman” atau Tamu Allah. Panggilan ini merupakan salah satu kehormatan yang hanya Allah SWT berikan kepada para jamaah haji.

“Gelar kehormatannya yaitu mendapat gelar sebagai tamu-tamu Allah,” katanya.
Galar atau panggilan jamaah haji dan umroh sebagai tamu Allah memang tidak ada dalam Nash ayat-ayat Alquran.
Penggilan sebagai tamu Allah ada dalam hadits Rasulullah SAW. Nabi SAW bersabda.
“Para jamaah haji dan umroh adalah tamu Allah. Allah memanggil mereka lalu mereka pun menyambut seruan-Nya. Bila mereka meminta kepada-Nya tentu Dia pasti memberinya.”(HR. Bukhari dan Muslim).

Ustaz Yusran yang juga alumni HMI mengatakan, dalam syariat Islam, tamu memang punya kedudukan yang amat istimewa. Orang melayu mengatakan tamu adalah raja, sehingga berhak mendapat semua pelayanan dari tuan rumah.
“Kalau jamaah haji dan umroh menjadi tamu Allah SWT, tentunya mereka mendapatkan semua pelayanan dari Allah,” katanya.

Selanjutnya, Presidium Majelis Wilayah KAHMI Sulut Dr. Abdurrahman Konoras, SH, MH dalam sambutannya mengatakan agar jemaah calon haji terus melakukan persiapan fisik dan mental untuk melaksanakan ibadah haji yang tinggal beberapa hari akan berangkat ke Baitullah.” Kami berdoa agar jemaah calon haji dari Indonesia khususnya dari Keluarga Besar KAHMI diberikan kekuatan, kesehatan dan dimudahkan dalam menjalankan ibadah haji nanti,” doanya.
Kemudian Dr. Supriatin Sarib mewakili jemaah calon jemaah haji mengatakan rasa syukur kepada Allah SWT karena masuk dalam kuota haji Sulawesi Utara tahun 2022.” Saya mewakili jemaah calon haji mengucapkan rasa syukur yang tidak terhingga diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah Haji tahun ini. Kami juga meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada teman-teman KAHMI dan FORHATI jika ada salah dan khilaf dari kami,” ujar Supriatin yang juga dosen di IAIN Manado

Sementara itu Ketua PW Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulawesi Utara dalam sambutanya mengatakan selamat kepada jemaah calon haji dari Sulawesi Utara yang akan berangkat tahun 2022 ini. Menurutnya dari jumlah kuota haji Sulawesi Utara sebanyak 700an.” Tahun ini kuota haji yang akan berangkat dipangkas kurang lebih sekitar 50 persen atau tinggal 326 jemaah calon haji yang akan berangkat. Dan dari jumlah tersebut kalian masuk diantaranya dari sekian banyak yang ingin berangkat. Bahkan ada di daerah lain antrian kuota haji sampai 95 tahun,” kata Suhendro
Lebih lanjut Suhendro mengatakan, Jemaah Calon Haji yang akan berangkat ibadah haji adalah tamu Allah dan salah satu bentuk pelayanan dari Allah adalah apabila sang tamu punya hajat dan keinginan, tentunya tuan rumah akan malu kalau tidak meluluskannya. Maka para jamaah haji adalah orang-orang yang punya fasilitas khusus. “Terutama untuk bisa meminta kepada tuan rumah, yaitu Allah SWT. Kalau sang tamu datang meminta diampuni, jelas sekali sudah merupakan kewajiban Allah untuk meluluskan hajat sang tamu, yaitu mengampuni semua dosa-dosa yang telah lalu. Karenanya, tuan rumah akan berbahagia manakala tamu bisa pulang dengan puas salah satunya diampuni dosa,” pungkasnya
Hadir juga dalam acara tersebut Sekretaris IPHI Sulut Hi. Hamzah Latief, Majelis Pertimbangan KAHMI Sulut Hi. Hamdi Paputungan, Uten Moki, Presidium MW FORHATI Hj. Lily Djenaan, Dr Hj. Fitri Latief, Manager Bank Muamalat Cabang Manado Muhammad Diko, Ketua Umum HMI Cabang Manado Radinal, Ketua Umum Kohati Cabang Manado Nadya dan sejumlah sejumlah pengurus KAHMI Sulut dan MD KAHMI Manado.(wal/*)

