Aliansi Mahasiswa Demo di DPRD Sulut, ini Tuntutan Masa

oleh -553 Dilihat

Manado, Mahasiswa yang tergabung dari dari berbagai organisasi menggelar aksi demo di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (12/4/2022).

Dari pantauan awak media ini, Para mahasiswa diterima Ketua DPRD Sulut Fransiscus A Silangen, Wakil Ketua Victor Mailangkay serta para legislator lainnya seperti Muhamad Wongso, James Tuuk, Melky Pangemanan, Fabiab Kaloh dan Yusra Alhabsyi.

Ada ratusan aparat kepolisian dari Polda Sulut dan Polresta Manado mengawal ketat aksi para mahasiswa. Tampak Ketua DPRD Sulut dan Para Anggota DPRD Sulut Sambut Para Pendemo

Aksi demo Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Sulut Bergerak menyampaikan delapan tuntutan terkait melawan oligarki.

Kedelapan tuntutan mahasiswa yakni menolak tunda Pemilu 2024 dan perpanjagan jabatan Presiden selama tiga periode.

Mahasiswa
Aliansi Mahasiswa Saat Menyampaikan Tuntutannya

Menolak kebijakan pemerintah dengan menaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11 persen.

Mendesak pemerintah menstabilkan harga dan berantas mafia, serta tetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sesuai ekonomi masyarakat.

Menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak berpihak kepada masyarakat.

Mendesak pemerintah mencabut Undang – undang nomor 3 tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Mendesak pemerintah dan DPR untuk segera mensahkan Undang – undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Stop pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua. Meminta dilakukan revisi terhadap Undang – undang ITE serta stop kriminaliasi terhadap Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.

Aksi itu diikuti para mahasiswa dari organisasi Cipayung Plus, Paguyuban dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berbagai perguruan tinggi di Sulut.

(Achmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.