BKSAUA Provinsi Sulut Kunker ke Bolmut

 

SUARASULUT.COM,BOLMUT–Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara DR. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si terima kunjungan kerja Badan Kerjasama Antar Umat Beragama ( BKSAUA) provinsi Sulawesi Utara sekaligus tatap muka dengan pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat kabupaten Bolmut yang bertempat di aula Pohohimbungo kantor Bapelitbang, Boroko.

 

Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Bolmut menyambut baik atas terlaksananya forum strategis ini, sebagai upaya untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas, sekaligus memantapkan komitmen untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan kerukunan dan kedamaian di provinsi Sulawesi Utara, bumi nyiur melambai ini.

 

Pemda terus mengupayakan terciptanya kerukunan dan keharmonisan hubungan antara pemeluk agama dalam rangka menjaga stabilitas dan iklim yang kondusif di daerah. untuk itu, saya mengajak jajaran aparatur pemda beserta segenap komponen pembangunan dan seluruh masyarakat Bolmut, untuk senantiasa menjaga iklim kondusif guna terjaganya stabilitas keamanan dan ketertiban di kabupaten Bolmut, terutama dalam menumbuhkembangkan kerukunan intern maupun antar umat beragama.

 

Mengupayakan terwujudnya kerukunan beragama tersebut, merupakan suatu hal yang penting dalam rangka membangun integrasi bangsa. tentunya kita menyadari bahwa upaya untuk membangun integrasi bangsa merupakan persoalan strategis. dikatakan strategis karena integrasi bangsa menjadi dasar bagi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa, yang merupakan prasyarat terciptanya stabilitas nasional, yang sangat dibutuhkan untuk lancar dan suksesnya penyelenggaraan pembangunan yang kita laksanakan saat ini.

 

Realita menunjukkan, bahwa masyarakat Bolmut adalah masyarakat majemuk yang memiliki berbagai perbedaan tetapi diikat oleh tali persaudaraan yang rukun dan senantiasa memandang kemajemukan sebagai potensi dan kekayaan yang dikaruniakan tuhan bagi daerah ini.

 

Diharapkan BKSAUA kabupaten Bolmut, agar senantiasa membangun komunikasi yang efektif melalui dialog dengan para pemuka agama dan tokoh masyarakat, menampung dan menyalurkan aspirasi organisasi keagamaan dan aspirasi masyarakat dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kebijakan pemerintah di bidang keagamaan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus menjadi contoh dan teladan dalam bertutur kata dan bertindak ditengah-tengah kehidupan masyarakat, sehingga boleh menyejukkan, mendamaikan, mempersatukan, memotivasi, menjadi inspirasi, bahkan menjadi agen perubahan ke arah yang lebih baik.(ram)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *